KAI Sumsel Gelar Konferda 2025: Advokat Harus Berdiri di Garis Depan Bela Rakyat Kecil

KAI Sumsel Gelar Konferda 2025: Advokat Harus Berdiri di Garis Depan Bela Rakyat Kecil Palembang, Detikpk.com. 18 Oktober 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumatera Selatan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) 2025 di Hotel Emilia by Amazing, Palembang. Agenda ini menjadi momentum penting bagi para advokat di Read more

Karang Taruna Seberang Ulu I Rangkul Genk Remaja, Dukung Polda Sumsel Jaga Kamtibmas dan Tolak Tawuran.

Karang Taruna Seberang Ulu I Rangkul Genk Remaja, Dukung Polda Sumsel Jaga Kamtibmas dan Tolak Tawuran. Palembang, Detikpk.com. 17 Oktober 2025 – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus digalakkan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Karang Taruna Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang bersama puluhan remaja yang sebelumnya tergabung Read more

Tanpa Musdes, Masyarakat Kusau Makmur Kecewa. Pj Kades Jaka, Secara Pribadi Tanda Tangani Surat perjanjian Antar PT.Arindo Trisejahtera dan Kop, Produsen Indan Damai. 

KAMPAR, Detikpk.com – Masyarakat sangat Kecewa dengan perlakuan Pj Kades Kusau Makmur Jaka, yang menandatangani surat perjanjian kerjasama PT Arindo Trisejahtera dengan Koperasi Produsen Indah Damai Sejahtera No : 66/FKMS/ATS/LGL-PKU/VI/2025,tanpa Musyawarah Desa,Kamis(16/10/2025). Hal ini diketahui masyarakat, setelah Camat Nuryadi ,S.E tidak mau sembarangan menandatangani surat perjanjian kerjasama , apalagi ini Read more

Jeritan Masyarakat Kecamatan Silaut: Suara Rakyat Tak Didengar oleh PT Sukses Jaya Wood

Jeritan Masyarakat Kecamatan Silaut: Suara Rakyat Tak Didengar oleh PT Sukses Jaya Wood Pesisir Selatan, Sumatera Barat — Masyarakat Kecamatan Silaut kembali bersuara lantang menuntut keadilan atas dugaan penyerobotan lahan ulayat dan tanah hak hukum adat oleh PT Sukses Jaya Wood (SJW). Perusahaan tersebut diduga menggunakan sertifikat Hak Guna Usaha Read more

“Diduga Salah Lokasi: Terbitnya HGU 08 PT Sukses Jaya Wood Tahun 2013 di Lunang, Tapi Fisik Lahan Berada di Silaut Menuai Tanda Tanya Mekanisme Legalitasnya”

Pesisir Laut. –  Detikpk.co. Kisruh Terbitnya HGU  08 /PT.SJW 2013 di daerah kec.lunang  tapi fisiknya lahan tersebut kenyataanya berada di daerah kec. Silaut yang berbatas dengan Sungai Sindang ,apa Sudah melalui Mekan isme yang layak. Provinsi Sumbar bukak tabir yang tersembunyi di pesisir Selatan Syamwil SSTP. adalah Camat Silaut yang kemudian digantikan Read more

Jeritan Masyarakat Silaut: Suara Rakyat Tak Didengar, PT Sukses Jaya Wood Diduga Serobot Lahan Ulayat

Jeritan Masyarakat Silaut: Suara Rakyat Tak Didengar, PT Sukses Jaya Wood Diduga Serobot Lahan Ulayat. Pesisir Selatan, Detikpk.com. Sumbar . 16/ 10/2025. Masyarakat Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali menyuarakan jeritan hati mereka menuntut keadilan atas dugaan penyerobotan lahan ulayat dan tanah hak hukum adat oleh PT Sukses Jaya Wood Read more

Petani Keluhkan Proyek Irigasi Asal-asalan, Miris Meragukan Bisa Bisanya BWS Akui Kesalahan Teknis.

Petani Keluhkan Proyek Irigasi Asal-asalan, Miris Meragukan Bisa Bisanya BWS Akui Kesalahan Teknis. Mukomuko, Detikpk.com.  13 Oktober 2025 – Sejumlah petani di Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap proyek pembangunan siring irigasi tersier yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu. Proyek yang tengah berlangsung Read more

STIA Satya Negara Gelar Wisuda ke-23, Cetak 164 Sarjana Unggul dan Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045

Wisuda ke -23 STIA Satya Negara: Lahirkan Generasi Unggul, Berkarakter, dan Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045.   Palembang, Detikpk.com.15 Oktober 2025 – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, saat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara Palembang menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXIII (23). Sebanyak 164 Read more

PPAM Indonesia Desak Kejati Sumsel Pecat JPU yang Diduga Tidak Profesional Tangani Kasus Zaikal Aziz Palembang, 14 Oktober 2025 — Puluhan massa dari Persatuan Pendamping Aspirasi Masyarakat Indonesia (PPAM Indonesia) menggelar aksi damai di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel), Senin (14/10). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan ketidakprofesionalan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang dalam menangani perkara Zaikal Aziz, terdakwa dalam kasus dugaan penganiayaan yang bermula dari insiden lalu lintas di Jalan Kol. H. Burlian, Palembang, pada 14 April 2024. Tuntut JPU Ditindak dan Kasus Ditinjau Ulang Dalam aksi tersebut, massa PPAM Indonesia menyampaikan dua tuntutan utama: 1. Menindak tegas dan memecat JPU apabila terbukti tidak profesional dalam menangani perkara tersebut. 2. Meninjau kembali proses hukum kasus Zaikal Aziz yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ketua Umum PPAM Indonesia, Effendi Mulia, didampingi Ketua DPW PPAM Sumsel Muhamad Yunus, SH, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap tegaknya hukum yang bersih dan berkeadilan. > “Kalau terbukti ada rekayasa dalam kasus ini, kami minta Kejati Sumsel menindak tegas bahkan memecat JPU tersebut. Jaksa seperti itu tidak layak menjadi penegak hukum,” tegas Effendi di hadapan peserta aksi. Zaikal Aziz Dinilai Korban, Bukan Pelaku Kasus yang menjerat Zaikal Aziz dinilai janggal karena menurut saksi dan kuasa hukum, Zaikal justru korban dari peristiwa tersebut, bukan pelaku. Ia didakwa melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan tuduhan memukul pengemudi lain menggunakan kunci pass. Namun, pihak pembela menyebut tidak ada bukti kuat yang mendukung dakwaan tersebut, bahkan hasil visum disebut tidak menunjukkan luka berat. > “Ini bukan kecelakaan lalu lintas murni, tapi ada unsur kesengajaan dari pihak lain. Anehnya, kasus penganiayaan justru berlarut-larut padahal sebelumnya sudah ada upaya damai,” ungkap Effendi. Pantau Proses Hingga Vonis PPAM Indonesia menegaskan akan terus memantau proses hukum hingga putusan sidang pada 23 Oktober 2025. > “Kami menunggu hasil vonis nanti. Bila tidak sesuai rasa keadilan, kami siap turun kembali dengan langkah yang lebih tegas,” tambah Effendi. Aksi damai berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Massa membawa spanduk bertuliskan pesan moral seperti “Tegakkan Keadilan Tanpa Rekayasa” dan “Korban Bukan Tersangka.” Effendi menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mengintervensi jalannya hukum, melainkan meminta proses hukum yang objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak. > “Kami percaya Kejati Sumsel akan menanggapi aspirasi ini dengan kepala dingin. Kami hanya ingin hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. — Editor: Tim Redaksi Sumber: Liputan Detikpk.com Lokasi: Palembang, Sumatera Selatan

PPAM Indonesia Desak Kejati Sumsel Pecat JPU yang Diduga Tidak Profesional Tangani Kasus Zai kal Aziz.   Palembang — Detikpk.com,  15 Oktober 2025 — Puluhan massa dari Persatuan Pendamping Aspirasi Masyarakat Indonesia (PPAM Indonesia) menggelar aksi damai di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel), Senin (14/10). Aksi ini merupakan Read more