Buruh Harian di Palembang Resmi Laporkan Dugaan Penganiayaan, Pelaku Diduga Masih Buron.
Palembang — Detikpk.com 03/12/2025. Seorang buruh harian lepas bernama Andre Alamsyah (50) resmi melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Seberang Ulu II Palembang, Selasa (3/12/2025). Laporan tersebut terregistrasi dengan nomor LP/B/269/XII/2025/SPKT/Polsek Seberang Ulu II/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.
Dalam laporan itu, Andre menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Selasa, 2 Desember 2025 sekitar pukul 10.10 WIB. Ia mengaku menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang namanya telah disampaikan kepada polisi dan kini berstatus dalam proses pencarian.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Jl. Panjaitan depan Toko Agen Nanang, RT 01 RW 04, Kelurahan Sentosa, Seberang Ulu II, Palembang, tepatnya di sekitar koordinat yang juga dicantumkan dalam laporan resmi.
Menurut keterangan korban, pelaku disebut mendatangi rumah kontrakan yang ia tempati, sambil meneriakkan ajakan bertarung. Tak hanya mengajak duel, pelaku disebut melemparkan batu ke tubuh Andre hingga mengenai bagian belakang tubuhnya. Tak berhenti di situ, korban juga mengaku ponselnya direbut paksa oleh pelaku, sehingga ia tidak sempat merekam tindakan tersebut.
“Pelaku melempar saya pakai batu sampai kena di punggung. Ponsel saya direbut, dia tantang saya berkelahi,” ujar Andre dalam laporan yang ditandatanganinya.
Andre juga menegaskan bahwa aksi itu terjadi di depan masyarakat sekitar, sehingga mengundang perhatian dan membuatnya merasa terancam. Ia berharap polisi segera menindaklanjuti laporannya agar ia mendapatkan rasa aman dan keadilan.
Sementara itu, pihak Polsek Seberang Ulu II melalui Kanit SPKT yang bertugas telah menerima laporan tersebut dan memastikan kasus ini masuk dalam ranah dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 352 KUHP.
Polisi juga mencantumkan bahwa pihaknya telah menerima keterangan awal, mendata identitas korban, serta menyampaikan bahwa tersangka akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan serta upaya pencarian terhadap terlapor.
Dodi


