Ujian Penilaian Akhir Tahun Semester Genap Gunakan Digitalisasi Ex am bro di MAN 1
Palembang – Detikpk.com Nasional R I. 25/05/2026 Pelaksanaan Ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di MAN 1 resmi dimulai pada Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan X I dengan total jumlah 681 siswa.
Rinciannya, siswa kelas X berjumlah 340 orang, sementara kelas X I sebanyak 341 orang.
Seluruh peserta ujian tersebut dibagi ke dalam 17 ruang ujian yang telah disiapkan oleh pihak madrasah.
Wakil Kepala MAN 1 Bidang Humas, Alamsyah, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan pat tahun ini telah menggunakan sistem digitalisasi berbasis aplikasi Ex am bro. Ujian tidak lagi menggunakan kertas, melainkan memanfaatkan perangkat handphone (HP) yang telah difasilitasi oleh sekolah dan dikontrol oleh tim IT.
“Pelaksanaan ujian sudah berbasis digital menggunakan aplikasi Ex am bro. Sistem ini dirancang untuk meminimalisir kecurangan. Jika ada siswa yang mencoba berbuat curang, maka HP akan berbunyi sebagai tanda pelanggaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila perangkat peserta berbunyi karena terindikasi pelanggaran, maka siswa tersebut akan langsung diminta keluar dari ruang ujian oleh pengawas, dan dianggap telah menyelesaikan ujian.
Pelaksanaan ujian berlangsung setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 12.30 WIB, dengan pembagian tiga sesi. Untuk hari pertama, mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Al-Qur’an Hadits, dan mata pelajaran lainnya sesuai jadwal.
Namun, pelaksanaan ujian sempat diselingi dengan libur Hari Raya Idul Adha, sehingga kegiatan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada 2 Juni 2026 hingga berakhir pada 5 Juni 2026.
Pengawasan ujian dilakukan oleh para guru yang telah dijadwalkan sesuai dengan mata pelajaran, dengan total pengawas yang disesuaikan untuk 17 ruang ujian.
Sementara itu, Kepala Madrasah menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan ujian, meskipun telah menggunakan sistem digital.
“Walaupun menggunakan teknologi, yang paling utama adalah kejujuran peserta didik dalam mengerjakan soal. Nilai kejujuran tetap menjadi prioritas utama dalam pendidikan,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, pihak madrasah juga menghimbau kepada seluruh peserta didik untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan ujian, serta memanfaatkan waktu libur dengan baik untuk belajar.
“Karena ujian ini diselingi dengan libur, diharapkan siswa dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk kembali mempersiapkan diri dengan belajar lebih optimal,” tutup Alamsyah.
Dengan sistem digitalisasi ini, diharapkan pelaksanaan PAT dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta menjunjung tinggi integritas dalam dunia pendidikan.
(Rina)


