detikpk.com

Cianjur, 18 Juli 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur melaksanakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan pengajian rutin pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan personel untuk memperkuat disiplin, integritas, serta nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Apel pagi menjadi momentum untuk membangun kedisiplinan dan kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan. Sementara itu, pengajian rutin menjadi sarana memperkuat keimanan serta menata niat agar setiap pelaksanaan tugas senantiasa dilandasi keikhlasan dan tanggung jawab.

Di tengah tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), seluruh personel diajak untuk terus menguatkan nilai-nilai pengabdian. Apel pagi bukan sekadar barisan, dan pengajian bukan sekadar rutinitas, melainkan ikhtiar untuk menjaga arah pengabdian agar setiap langkah dalam melayani masyarakat bernilai ibadah.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan bahwa keseimbangan antara profesionalisme dan pembinaan mental spiritual menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang humanis dan berintegritas.

“Disiplin adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sementara keimanan menjadi kompas yang menjaga setiap langkah pengabdian tetap berada di jalan yang benar. Melalui apel dan pengajian rutin ini, kami ingin membentuk personel yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki hati yang tulus dalam melayani masyarakat. Semoga setiap tugas yang kami laksanakan menjadi bagian dari ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Cianjur,” ujar AKP Aang Andi Suhandi.

Satlantas Polres Cianjur berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Cianjur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dari aspek kedisiplinan, kemampuan teknis, maupun pembinaan mental dan spiritual, sehingga setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Rafiqi)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *