detikpk.com
Cianjur, 8 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi, Polres Cianjur menyalurkan bantuan paket sembako kepada para pekerja pabrik tahu di Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Bantuan tersebut diberikan kepada para pekerja yang terdampak berhentinya aktivitas produksi akibat melonjaknya harga kedelai.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons atas kondisi sejumlah pabrik pengolahan kedelai yang terpaksa menghentikan operasionalnya karena kenaikan harga bahan baku. Dampak dari kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pekerja yang kehilangan sumber penghasilan sehari-hari.
Bantuan sembako yang disalurkan merupakan hasil gotong royong dan kepedulian seluruh personel Polres Cianjur yang secara sukarela mengumpulkan dana menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan nyata kepada mereka yang terdampak. Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para pekerja dan keluarganya,” ujar Kapolres Cianjur.
Saat ini, sejumlah pabrik tahu di wilayah Karangtengah dilaporkan berhenti beroperasi akibat tingginya harga kedelai impor. Salah satu pabrik yang terdampak diketahui telah menghentikan produksi selama hampir dua bulan, sehingga belasan pekerja harus kehilangan pekerjaan sementara waktu.
Polres Cianjur berharap harga kedelai dapat segera kembali stabil sehingga aktivitas produksi industri tahu dan tempe dapat berjalan normal kembali. Dengan pulihnya sektor usaha tersebut, roda perekonomian masyarakat diharapkan dapat kembali bergerak dan para pekerja memperoleh kesempatan untuk bekerja seperti sediakala.
(Rafiqi)
0 Komentar