TNI Kerahkan Puluhan Ribu Prajurit Amankan Aset Strategis Bangka–Morowali, Kaperwil Sumbagsel DETIKPK.com: Negara Jangan Melenceng dari Kepentingan Rakyat.

 

 

DETIKPK.com , Nasional.23/12/2025.  Pengerahan puluhan ribu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk pengamanan aset strategis nasional di Bangka Belitung dan Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan publik. Dua wilayah tersebut dikenal sebagai pusat sumber daya strategis nasional yang selama ini rawan kepentingan besar, baik ekonomi, politik, maupun bisnis.

Langkah pengamanan berskala besar ini dipahami sebagai upaya negara menjaga stabilitas dan kepentingan nasional. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut juga menuntut keterbukaan, pengawasan publik, dan kepastian keberpihakan kepada rakyat, agar tidak menimbulkan tafsir keliru di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) DETIKPK.com, Rm Dodi Zulfikri, menegaskan bahwa pengamanan aset strategis oleh TNI adalah amanat konstitusi, namun tidak boleh dijalankan tanpa kontrol dan transparansi.

“Pengamanan aset strategis adalah kewajiban negara dan TNI menjalankan tugas konstitusionalnya. Tetapi negara tidak boleh melenceng. Jangan sampai kekuatan negara justru dipersepsikan hanya hadir untuk mengamankan kepentingan tertentu yang jauh dari kepentingan rakyat,” tegas Rm Dodi Zulfikri

Menurutnya, Bangka dan Morowali bukan sekadar wilayah ekonomi, melainkan kawasan strategis yang menyangkut kedaulatan sumber daya alam, dampak lingkungan, serta keadilan bagi masyarakat lokal. Karena itu, pendekatan keamanan harus berjalan seiring dengan tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Rm Dodi menekankan, pengerahan pasukan tidak boleh menimbulkan rasa takut atau tekanan sosial di tengah masyarakat.

“Negara harus hadir memberi rasa aman, bukan rasa cemas. Transparansi dan ruang pengawasan publik harus dibuka agar pengamanan aset strategis tidak menjadi alat pembenaran atas praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

 

DETIKPK.com menilai, pengamanan aset strategis nasional tidak dapat dipisahkan dari kewajiban negara memastikan manfaat ekonomi yang adil, perlindungan lingkungan, serta penegakan hukum tanpa tebang pilih.

 

Kekuatan negara sejatinya tidak diukur dari jumlah pasukan yang dikerahkan, melainkan dari keberanian menjaga keadilan dan keterbukaan informasi.
DETIKPK.com akan terus mengawal dan memantau kebijakan pengamanan aset strategis nasional, termasuk dampaknya terhadap masyarakat dan konsistensi negara dalam menjalankan amanat konstitusi.

Rm Dodi Zulfikri


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *