Maluku Tengah, Maluku, detikpk.com,-  Maluku.maluku tengah Masohi.Partai PDI perjuangan memperingati hari kesaktian pancasila bersama”sekaligus membahas perjuangan masa depan parpol juga internal piala Soekarno cup. 01 Juni 2026

kegiatan upacara yang di laksanakan tersebut” berlangsung pada gedung sekretariat PDI P di lokasi sebelah kejari negeri dan kantor dinas perlindungan perempuan dan anak.atau depan lapangan central Nusantara masohi.yakni”jln.Banda,RT 04.Namaello Masohi.maluku tengah.

Tema dalam kegiatan upcar ini berjudul”tetplah dengan sumbermu”
Juga terpampang judul sukseskan piala Soekarno cup 2026 di polres mluku tengah.
Momentum Hari Lahir Pancasila inilah di jadikan sebagai manfaat untuk memperkuat komitment kebangsaan serta meneguhkan nilai-nilai idiologi Pancasila dalam kehidupan bermasarakat,berbangsa dan bernegara.
Di ketahui piala Soekarno cup tersebut di resmikan oleh ketua DPRD Propinsi Benhur Watubun dari fraksi PDI.P beberapa minggu lalu di polres Masohi yakni pada bulan mei 2026.

Meski pada pertengahan perempat final perebutan piala tersebut sempat di warnai kericuhan pada Jumat tgl 29 sore ketika team Lusitoa dan amahai junior berebutan perempat finl”hingga sempat terjadi pemelangan jln dengan aksi pengecoran jln” namun telah di selesaikan oleh yg berwajib,juga wakil bupati mario lawalata.

Dalam hal inilah PDI perjuangan yg juga sebagai Salah satu pelopor dan Nara sumber perebutan piala Soekarno tersebut”pdiperjungnmemilih jln tetplah PD sumbermu dengan memperingati upcara hari kesatian Pancasila sekaligus berkumpul dan membahas agenda masa depan prtai PDI perjuangan.

Tentu saja ini di karenakan pdi p adalah bagean dari salah satu partai yg mempunyai sepak terjang dalam kancah politik Mauku 5engah,propinsi,di dalam membangun bangsa dan negara kesatuan RI tentunya.
Pada Segmen kegiatan upacara sekaligus tema yang di terapkan tersebut” team liputan detikpk.com bersama beberapa rekan wartawan dan jurnalis sempat mewawancarai salah satu Aleg DPRD sekaligus ketua DPC Maluku Tengah Yakni” Z Latukarlutu dan teman-temanya mengatakan bahwa jangan pernah meninggalkan nilai-nilai luhur suatu bangsa untuk menjadi hiasan di dinding kantor atau teks dalam buku sejarah.tetapi kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan publik yng lahir berdasarkan keadilan sosial dapat di jamin sesuai kebutuhan publik itu juga di hadapan masyarakat.

Kesemuanya ini tentunya sudah terbukti dan menjadi pokok dalam kalimat pidato Bung Karno tgl 1 Juni 1945 di hadapan BPUPKI oleh UNESCO dan sudah di tetapkan menjadi memori of the world sebagai bukti lisan presiden pertama Ir.soekarno.

Pada pokok upacara ini di samping memperkuat serta memperkokoh kembali turnamen sepak bola Soekarno cup yang hampir retak dan gagal berlanjut.team group partai PDIP dan DPC menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar Negara sekaligus menjadi pedoman bangsa hidup indonesia yang harus terus di jaga serta di amalkan di tengah berbagai tantangan jaman
Demikian Detikpk.com Ridwan Lumaela dari Maluku.Maluku tengah melaporkan.
Kabiro:RIdwan Lumaela.Masohi.Maluku tengah.

(Tim)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *