Tapung hulu, Detikpk.com – Miris kondisi tanaman karet milik PTPN-IV Palmco Regional III. Yang berada di wilayah desa kasikan kebun tamora afdeling II Distrik barat.

Di sinyalir sengaja di terlantarkan, dan dibiarkan hingga semak belukar, nyaris mirip dengan hutan belantara. Kamis 01.05.2025 14.28 wib.

tampak terlihat tiap pokok tanaman karet dililit banyak akar akar kayu yang bertumbuhan mirip seperti hutan belantara karena tumbuhan kayu dibatang pokok karet itu sudah membiringi hampir sejajar

Diketahui dari seorang warga yang enggang mau sebut identitasnya itu mengatakan ” inilah kebun tamora semak kali tidak bisa dideres”ungkapnya

lanjutnya lagi mengatakan” susah lewat semak kali untuk menderes” katanya dikutip dari cuplikan vidio yang dia rekamnya dilokasi areal kebun tamora tersebut.

Menejer tamora saat dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsapp mengatakan”Saya hanya mau klarifikasi aja Pak. Bagaimana duduk persolan Areal rendahan itu.” katanya balas pesan whatsapp kepada awak media.

Menyikapi pertanyaan manajer kebun tamora itu, terkesan tidak tahu atau lupa fungsi dan kewajibannya sebagai manajemen utama dikebun tamora itu sebagai yang meliputi perencanaan perkebunan, pengorganisasian, penerapan teknis budidaya, penggerakkan, pemeliharaan tanaman, dan pengawasan.

atau diduga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tidak sanggup lagi atau tidak memiliki biaya untuk melakukan Perawatan areal seluas itu sehingga lahan tanaman karet terlihat semak belukar dibiarkan ditumbuhi tanaman liar.

Di sisi lain, salasatu mandur afdeling saat dikonfirmasi dan meminta menghubungkan komunikasi vendor (pemborong) dengan awak media, tapi sayangnya ia mengatakan vendor pemborong karet dua afdeling I dn II kebun tamora tersebut tidak pernah mengenal dan tidak tau vendornya siapa hingga sampai saat ini

“Sampai sekarang ini kami tidak tau siapa vendornya, hanya asisten dan menejer kebun yang tau, tanya bapak la kesana” katanya lewat telpon kepada awak media. jumaat 02/05/2025 12:58 wib.

Tidak sampai disitu, asisten afdeling saat dihubungi beberpa kali oleh awak media, enggang respon hingga pemberitaan ini tayang kepublik.

Kiranya hal ini menjadi Perhatian Serius oleh Dirut PTPN IV dan palmco Regional 3 dipusat, Karena kondisi areal kebun tamora yang saat ini di sinyalir dana perawatan satu kali enam bulan menjadi upeti para oknum yang tidak bertanggung jawab

dan tidak terlihat ada kerja sama yang baik dan serius dari pihak kedua terlebih lebih pihak manajemen dan personil dikebun tamora afdeling II Distrik barat tersebut.

tim……


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *