Wajah Proyek Aspal Rp 3,9 Miliar, Kualitas ‘Seumur Jagung’ & Anggaran Fantastis di Ruas Jalan Palu Manan Hamparan Perak.

Deli Serdang 13 November 2025 Media detikpk.com – Proyek rehabilitasi ruas Jalan Hamparan Perak Palu Manan Kabupaten Deli Serdang dengan alokasi anggaran mencengangkan sebesar Rp 3.924.046. 000,00 (hampir Rp 4 Miliar) kini menjadi sasaran kritik publik yang pedas. Proyek yang baru rampung pada seminggu yang lalu dinilai gagal total dalam menjamin kualitas infrastruktur yang layak. Selasa (11/11/2025)

Hanya dalam hitungan minggu pasca-serah terima, kekhawatiran masyarakat terbukti menjadi fakta pahit di lapangan: tanda-tanda kerusakan dini telah muncul secara signifikan di beberapa titik yang hancur.

Titik kerusakan paling mencolok terpantau di lapangan oleh team Media Berdasarkan temuan di lapisan aspal di lokasi tersebut sudah mulai aspal nya terkelupas dan kerikil yang mudah terlepas. Kerusakan ini mengancam ketahanan jalan secara keseluruhan,

“Anggaran yang dikeluarkan sungguh besar, tapi kualitas pengerjaannya terlihat buruk Hanya sebentar saja sudah rusak Ini kerugian besar bagi kami sebagai pengguna jalan,” ujar warga Setempat yang enggan disebut namanya karena khawatir akan dampak di kemudian hari.

Kerusakan dini di lokasi strategis seperti jalan desa Palu Manan yang merupakan jalur akses vital , ini adalah indikasi kuat adanya dugaan ketidak sesuaian spesifikasi teknis (Spektek) atau kelalaian serius dalam proses pengawasan dan pengerjaan oleh pihak pelaksana proyek.

Di pagu anggaran kontrak tidak di cantumkan volume nya Tanpa volume, publik kehilangan haknya untuk melakukan kontrol sosial. Padahal, sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap penggunaan anggaran negara wajib terbuka.

Ketidak jelasan volume bisa menimbulkan dugaan adanya potensi penyimpangan anggaran, mark up, hingga pekerjaan asal jadi.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek pengaspalan hotmix tersebut bukan hanya bermasalah dari sisi teknis, tetapi juga rawan manipulasi administrasi, yang bisa berdampak pada akuntabilitas penggunaan anggaran negara

Mengingat anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Deli serdang tahun 2025 seharusnya pemenang tender dari CV AMANAH ANUGERAH MANDIRI tidak menjamin kualitas jalan yang tahan lama publik menuntut agar Dinas SDA BMBK Deli serdang tidak menutup mata atas temuan ini.

“Kualitas proyek rekanan dinas SDA BMBK Deli serdang yang ‘seumur jagung’ setelah menelan hampir Rp 4 Miliar adalah tamparan keras bagi akuntabilitas publik. Ini adalah kerugian ganda: kerugian finansial negara akibat uang rakyat yang dihamburkan, dan ancaman nyata terhadap keselamatan pengguna jalan yang harus melintasi aspal yang tipis dan mudah mengelupas.

Kegagalan proyek infrastruktur berbiaya jumbo ini harus di evaluasi bagi Pemerintah Deli serdang yaitu Dinas SDA BMBK Jika pengawasan tidak diperketat banyak anggaran rakyat akan ludes sia-sia, sementara masyarakat dipaksa menggunakan jalan yang kualitasnya dipertanyakan.

Hingga berita ini di tayangnya belum. Ada tanggapan dari dinas SDA BMBK Deli Serdang dan pelaksana proyek tersebut.

 

( Sufri Hidayat SH )
Kaparwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *