Raden Ayu Widya Sari Desak Kemenkes dan Dinkes Usut Dugaan Malpraktik Tanjung Laut
Tj Laut – Detikpk.com.12/05/2026.
Sumatera Selatan
Pengamat Hukum Kesehatan, Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H, minta Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dan Dinkes Ogan Ilir segera turun tangan menangani dugaan praktik melanggar aturan wilayah berbentuk malpraktek di Desa Tanjung Laut, Ogan Ilir.
ISI PERNYATAAN:
“Ini darurat pelayanan kesehatan. Saya minta Kemenkes RI, Dinkes Provinsi Sumsel, dan Dinkes Ogan Ilir tidak lepas tangan.
Dugaan praktik tanpa SIP sampai diduga makan korban jiwa di Tanjung Laut OI itu tamparan keras pengawasan negara,” tegas Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H, Sabtu 12/4/2026.
3 Tuntutan Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H:
Kepada Tuntutan Dasar Hukum
1. Kemenkes RI Turunkan Tim Pengawas Fasya nakes & SDM Kesehatan.
Audit total izin praktik nakes di OI. Evaluasi Dinkes OI jalankan fungsi pembinaan-pengawasan Pasal 314 UU 17/2023 atau tidak. Pasal 314-316 UU 17/2023:
Kemenkes berwenang bina dan awasi faskes & nakes
2. Dinkes Prop. Sumsel Bentuk Satgas Gabungan bersama Dinkes OI. Cek database SISDMK
Kemenkes: oknum punya STR/SIP aktif atau tidak. Jika tidak, rekomendasikan sanksi & pidana. Pasal 4 Permenkes 2052/2011: Dinkes Provinsi koordinator pengawasan kabupaten/kota
3. Dinkes Ogan Ilir 1×24 jam segel lokasi, tarik semua obat/alat. Rilis nama nakes ber-SIP resmi di Tanjung Laut. Umumkan posko pengaduan. Jika terbukti lalai awasi, Kadinkes wajib mundur.
Pasal 274 UU 17/2023: SIP diterbitkan Dinkes Kab/Kota. Dinkes wajib awasi
Analisis Hukum Raden Ayu Widya Sari, S.H., M.H:
1. Malpraktek Formil Sudah Terjadi “Praktik tanpa SIP. Pasal 439 UU 17/2023. Ancaman 5 tahun penjara. Tidak perlu tunggu korban untuk pidana.”
2. jika Korban Meninggal “Masuk Pasal 438 ayat 2 KUHP Baru. 9 tahun penjara. Kuncinya otopsi forensik untuk bukti sebab mati, sesuai pendapat Prof. Agus Purdianto.”
3. Tanggung Jawab Negara “Pasal 28 H UUD 1945: negara wajib beri layanan kesehatan. Kalau praktik ilegal dibiarkan, negara wanprestasi. Kemenkes & Dinkes bisa digugat _class action.
“Saya tagih tanggung jawab Menkes Budi G. Sadikin, Kadinkes Sumsel, dan Kadinkes OI. Jangan tunggu viral nasional baru kerja. Nyawa rakyat OI bukan kelinci percobaan,” tutup Raden Ayu.
Andre / Dodi.
0 Komentar