Lebak Banten Detikpk Com – Pemerintah Desa jaga baya mulai merealisasikan program ketahanan pangan tahun 2025 dengan mengembangkan budidaya ayam petelur. Program ini sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian pangan desa serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.desa jagabaya kecamatan Warung Gunung kabupaten Lebak Bante, 13/08/2025.
‘’kegiatan hari ini di desa jaga baya yaitu program kegiatan ketahanan pangan atau ketapang yang Anggaran 20 persen dari Dana Desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan
Pada hari ini kami mengundang tiga itansi yaitu dinas perternakan, dan dinas pertanian hadir juga Dias bpmb, dari kecamatan dan kepolisian pun ikut hadir dan tokoh masyarakat toko Pemuda desa jagabaya iku hadir.
Agenda yang dibahas ada beberapa poin dari anggaran,salah satu dari hewan yaitu ayam petelur akan dilaksanakan oleh tim husus tpk sebelum di bumdeskan
Yang kedua program penanaman jagung,
ketiga untuk menunjang masyarakat para petani kalau sudah berjalan hasil tani nya pun itu bisa membeli mesin untuk digunakan di saat panen
Disini kami mengundang para itansi tersebut menguji kelayakan bahwa tim husus, membuat rancangan anggaran belanja nya sampai selesai kedepan nya karena ini system harus berkembang karena harus kembali modal dan keuntungan nya harus ada
Karena Ini sistim bukan anggaran dana hibah karena ini sistim bisnis harus modal dan untungan nya harus ada untuk oprasional masyarakat dan untuk membantu kas desa
Sementara itu, Kepala Desa jagabaya Ahmad mengatakan bahwa usaha ayam petelur ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang desa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah sumber pendapatan melalui Bumdes.
“Kami berharap usaha ini bisa berjalan dengan baik dan memberi dampak langsung ke masyarakat. Saya juga siap mengawal dan mendampingi langsung Bumdes dalam menjalankan usaha ini agar lebih terarah dan transparan,” ujar kepala desa jaga baya
Program ini menjadi awal dari upaya Desa jagabaya untuk lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada pasokan pangan dari luar.
Penulis : narsam
Editor : Redaksi detikpk com.
0 Komentar