detikpk.com
Cianjur, 20 Agustus 2026 — Polres Cianjur bersama Klinik Harapan Sehat dan sejumlah mitra menghadirkan program pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program yang mendapat antusiasme tinggi dari warga ini mengusung konsep unik, yakni masyarakat cukup melafalkan lima sila Pancasila sebagai bentuk pembayaran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengobatan gratis yang akan berlangsung selama satu tahun, mulai Agustus 2026 hingga Agustus 2027, dengan target sebanyak 81 ribu warga mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menyampaikan, keterlibatan Polres Cianjur melalui jajaran Dokkes merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan dalam mengakses pelayanan kesehatan.
“Di saat keadaan banyak ketidakpastian, hal sifat kemanusiaan, hal sifat kerelaan hati, hal sifat menyumbang bagi orang yang mampu terutama mau, adalah hal yang sangat dibutuhkan,” ujar Alexander.
Program ini digagas oleh pemilik Klinik Harapan Sehat, dr. Yusuf Nugraha. Selain memberikan akses layanan kesehatan secara gratis, program tersebut juga dirancang sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Agustus 2026 sampai dengan Agustus 2027, kami punya target 81.000 orang dapat penanganan pengobatan kesehatan gratis, dengan cukup membayar dengan melafalkan Pancasila,” kata Yusuf.
Dalam pelaksanaannya, Polres Cianjur bersama Klinik Harapan Sehat menerapkan sistem jemput bola. Tim kesehatan akan mendatangi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur, termasuk daerah yang berada di pelosok dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Cianjur Selatan, Sukanagara, Campaka, Cijati, serta sejumlah wilayah lainnya.
Langkah jemput bola tersebut dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang mengalami kendala untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain keterbatasan fasilitas, faktor biaya dan jarak tempuh menuju fasilitas kesehatan juga menjadi tantangan bagi sebagian warga.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Hamidah, warga Ciplas. Ia datang untuk memeriksakan keluhan pada tangannya yang telah dirasakan selama sekitar empat bulan setelah mengalami jatuh.
“Sudah empat bulan, tadinya jatuh, sudah diurut, sudah diperiksa ke dokter. Tapi mungkin banyak pekerjaan kalau ibu-ibu, jadi kambuh lagi. Tidak bisa sampai ke atas,” tutur Hamidah.
Setelah menjalani pemeriksaan, Hamidah disarankan untuk melakukan pemeriksaan rontgen guna mengetahui kondisi bagian dalam tangannya. Ia berharap pemeriksaan lanjutan dapat membantu mengetahui penyebab keluhan yang dialaminya sehingga dapat segera memperoleh penanganan yang tepat.
Program kolaborasi Polres Cianjur, Klinik Harapan Sehat, dan para mitra ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong.
Melalui target 81 ribu penerima manfaat selama satu tahun, Polres Cianjur bersama seluruh pihak yang terlibat berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga di wilayah pelosok Kabupaten Cianjur.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polres Cianjur di tengah masyarakat, dengan menggabungkan pelayanan kemanusiaan, semangat gotong royong, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan dalam satu gerakan bersama.
(Rafiqi)
