Palembang – Detikpk.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 160 Palembang tahun ajaran baru berjalan dengan konsep edukatif dan menyenangkan, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan.

Kepala SD Negeri 160 Palembang, Sultandi, S.Pd., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan MPLS difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru yang sebelumnya berasal dari jenjang TK maupun PAUD.

“MPLS ini kita laksanakan mengacu pada juknis dari dinas pendidikan, dengan tujuan utama memperkenalkan lingkungan sekolah kepada anak-anak secara menyenangkan, tanpa ada rasa takut, tekanan, maupun intimidasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, arahan dari Kepala Dinas Pendidikan juga menekankan agar seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan secara humanis dan ramah anak, sehingga siswa merasa nyaman sejak hari pertama masuk sekolah dasar.
Awalnya, kegiatan MPLS dijadwalkan dimulai hari Senin, namun karena kondisi sekolah yang sedang dalam tahap rehabilitasi dan adanya tumpukan material yang berpotensi mengganggu aktivitas, pelaksanaan baru dimulai pada hari Rabu dan direncanakan berlangsung selama tiga hari.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan serta pengenalan siswa dengan para guru. Selain itu, disampaikan dua materi utama, yakni menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta pendidikan karakter melalui program “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan.
Memasuki hari kedua, siswa mendapatkan materi keagamaan seperti pembacaan surat-surat pendek dan doa-doa harian. Selain itu, sekolah juga menggelar kegiatan pencegahan perundungan (bullying) dengan metode deklarasi kreatif.
“Anak-anak membuat cap jempol menggunakan tinta pada media berbentuk pohon sebagai simbol komitmen anti-bullying. Tidak hanya siswa, orang tua dan guru juga turut menandatangani banner deklarasi,” jelas Sultandi.
Kegiatan ini juga melibatkan orang tua atau wali murid sebagai bentuk kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.
Jumlah peserta MPLS tahun ini tercatat sebanyak 114 siswa yang dibagi ke dalam lima rombongan belajar. Seluruh kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan keceriaan dari para siswa.
Tidak hanya itu, pada hari berikutnya sekolah juga akan menghadirkan narasumber dari Puskesmas Kecamatan Kemuning untuk memberikan sosialisasi tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Pihak puskesmas akan mengirimkan satu dokter dan dua tenaga kesehatan. Kami jugao mengajak orang tua untuk ikut hadir agar informasi ini bisa dipahami bersama, mengingat Palembang merupakan daerah tropis yang rentan terhadap DBD,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap, melalui MPLS ini siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru secara positif, serta mendapatkan bekal awal yang baik dalam menempuh pendidikan.
“Kami berharap dukungan penuh dari orang tua, agar amanah pendidikan yang diberikan kepada kami dapat berjalan maksimal. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, MPLS akan ditutup secara resmi,” tutup Sultandi. (Rina)
0 Komentar