Hulu Sungai Utara, Detikpk.com- Nasib naas mobil dinas milik Desa Sungai Limas kecamatan Haurgading terjatuh kedalam rawa di jalan di kawasan By Pass Bayur-Panangkalaan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), ahad (6/4/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.
Kejadian ini mengejutkan warga setempat, hingga masyarakat sekita berhamburab kelokasi dan langsung menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan tersebut diduga dikendalikan oleh seseorang yang masih dalam tahap belajar.
Kejadian ini terjadi kuat dugaan bahwa pengemudi hilang kendali hingga akhirnya mobil tersebut terjun bebas ke sisi jalan rawa yabg verada disebelah jalan yang dilaluinya.
Peristiwa ini tak hanya menjadi perhatian warga, tetapi juga menyulut kritik dari berbagai pihak, termasuk tokoh pemuda HSU, Junaidi yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
“Kita sangat menyayangkan jika aset desa digunakan tidak sesuai fungsi utamanya. Kendaraan itu dibeli dari uang negara untuk mendukung pelayanan masyarakat. Kalau disalahgunakan, yang menanggung rugi adalah masyarakat sendiri,” tegas Junaidi kepada awak media.
Dia menyoroti betapa bebasnya menggunakan fasilitas umum tanpa adanya lertanggung jawaban yang jelas serta pengawasan terhadap pemanfaatan fasilitas desa yang kerap dipakai untuk keperluan pribadi. Tutur Junaidi
Dan dilain pihak juga ketua Forum SElamatkan Indonesia Dari Ancaman Korupsi (SIDAK) Wira menyatakan bahwa hal ini bisa disebut penyalahgunaan dan berpotensi merugikan Desa, kecuali nanti perbaikan ditanggung yang membawa mobil tersebut.
Wira menegaskan sudah saatnya aset desa yang ada di desa dibuatkan regulasi khusus agar pemamfaatanya sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Atas kejadian ini menjadinpelajaran bagi Kepala Desa dan aparatnya agar aset desa jangan tidak ada pertanggung jawabanya dalan pengelolaanya.




