Medan Media detikpk. com – Pasalnya kegiatan bimtek semakin marak di beberapa daerah beberapa bulan ini untuk mencari pundi pundi rupiah di saat efesinsi anggaran sedangkan pemerintahan pusat melarang kegiatan di hotel berbau bimbingan teknis Bimtek Selasa (13/08/2025 )
apalagi lembaga tidak jelas legalitas nya , hanya modus mencari keuntungan saja tentu nya kelembagaan perlu di pertanyaan juga.
Tapi sepertinya itu hanya modus dan untuk mengelabui publik, di mana semua setiap tahun para oknum mencari kesempatan kembali dengan memeras dan merampok dana desa yang di lakukan, ketua ABDESI Se Kabupaten Labusel melaksanakan bimtek bekerjasama dengan lembaga ETCI , yang di dukung oleh Kadis PMD Labusel.
kegiatan bimtek yang di selenggarakan di Hotel Grand Sental Jalan Sei Belutu Medan dari tanggal 10 Agustus sampai 13 Agustus 2025 menelan dana desa sebesar Rp 5.000.000 x 3 per peserta yang mengundang, kades dan perangkat desa se Kabupaten Labusel yang menelan biaya sangat fantastis.
Seperti nya APH terkesan adanya pembiaran oknum oknum bandit permainan bimtek semangkin merajalela dan secara terang terangan, merampok dan menggerogoti dana desa tanpa mempertimbangkan, pemerintah pusat mengucurkan Dana Desa tersebut untuk membangun infrastruktur desa yang ber manfaat, bukan untuk kegiatan bimtek dan memperkaya oknum oknum tertentu.
Dandi Lembaga ETCI sebagai pelaksana kegiatan bimtek saat di konfirmasi Media lewat lewat via telepon tidak di memjawab
Di minta kepada KPK dan Kejatisu untuk memeriksa kadis PMD Labusel dan Lembaga Edukasi training Center Indonesia di duga yang menggerogoti dana desa (DD) bekerjasama dengan lembaga.
( Sufri Hidayat SH )
Kaparwil Sumut
0 Komentar