Kalianda, detikpk.com — Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Masjid Agung Kalianda dinilai selama ini sangat lamban dan hari ini Jum’at Tgl. 17 Oktober 2025 Nyaris tidak ada aktifitas sama sekali bahkan Papan Informasi Proyek sudah tidak terpasang ditempatnya lagi oleh pihak Pelaksana CV.Anja Raya dengan nilai kontrak hampir mencapai 400 juta rupiah.

Sesuai dengan pengamatan media kami di lokasi pembangunan yang baru dikerjakan hanya rehabilitasi tangga disabilitas menuju halaman Masjid Agung Kalianda yang dikerjakan pihak pelaksana menuai sorotan, pasalnya pengerjaannya sangat lamban terlihat tidak maksimal dan pengawasan dari Dinas PUPR dan Konsultan Pengawas juga tidak nampak di lokasi Masjid Agung.

Dengan pekerjaan proyek tersebut menunjukkan pihak rekanan tidak ada keseriusan dalam pelaksanaan proyek yang menurut informasi ada beberapa item pekerjaan rehab belum dikerjakan, baru terlihat mengerjakan rehab tangga untuk pejalan disabilitas saja serta nama Masjid Agung Lampung Selatan itupun kwalitasnya masih menjadi pertanyaan? Hal ini menimbulkan kesan bahwa proyek bernilai ratusan juta tersebut terindikasi dikerjakan tidak maximal sehingga menjadi perhatian masyarakat yang setiap hari beraktivitas dan beribadah di Masjid Agung Kalianda.

Saat media mencoba mengklarifikasi langsung kepada UPT Dinas PUPR Lamsel. serta Konsultan Pengawas tidak ada ditempat.
Hingga berita ini diturunkan pihak rekanan maupun pejabat terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai Spek item pekerjaan apa saja yang telah dilaksanakan sesuai dengan kontrak kerja

Masyarakat berharap agar Bupati Egi memerintahkan Dinas PUPR dan Konsultan Pengawas, PPK untuk dapat mengawasi proyek hingga “Tidak Terjadi Kesan Pembiaran “apalagi proyek tersebut di depan mata Bupati sekitar Pemda, ujar jamaah masjid.

(Komar Tim,detikpk.com)

Kategori: Hukum

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *