KPK & Kejatisu Diminta Usut Proyek Bermasalah Jembatan Sei Seruai Jalan Kongsi Kec. Patumbak.

Deli Serdang 12 Januari 2026 Media detikpk com. – Proyek pembangunan jembatan Sei Sesuai pada ruas jalan Kongsi V / Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak tidak selesai sampai akhir tahun 2025

Deli Serdang, Dugaan penyimpangan dalam proyek peningkatan jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V / Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak Deli Serdang, mencuat ke publik. Proyek milik Dinas SDA BMBK, Kabupaten Deli Serdang menelan anggaran sangat fantastis Rp.3,298.380.000.000 miliar tahun 2025.Minggu (11/01/2026).

Team investigasi Media di lapangan menemukan di pengerjaan nya duga asal jadi pelaksana hanya memikirkan keuntungan saja bukan kwalitas nya.Proyek peningkatan jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V /Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak yang pelaksana nya dari CV. VANTAZTIC CONTRUCTION anggaran APBD 2025 Deli Serdang proyek ini diduga disubkontrakkan secara keseluruhan atau sebagian besar tanpa persetujuan resmi (subkontrak bawah tangan)

warga jalan Mesjid Kecamatan Patumbak, menyebutkan bahwa proses peningkatan jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V / Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak, mengindikasikan adanya permasalahan dalam pelaksanaan proyek tersebut, yang memicu pertanyaan mengenai pengawasan oleh Dinas SDA BMBK Kabupaten Deli Serdang, “ tegasnya.

Proses peningkatan jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V /Jalan Mesjid sampai akhir Desember tahun 2025 dikerjakan hanya 50 persen. Sisanya belum selesai dikerjakan sampai akhir tahun ungkap warga.

Warga juga menyoroti minimnya pengawasan oleh Dinas SDA BMBK Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya, jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V /Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak adalah jalan utama bagi warga masyarakat

Diminta KPK & Kejatisu untuk mengusut tuntas proyek yang diduga bermasalah ini. “Proyek peningkatan jembatan Sei Seruai pada ruas jalan Kongsi V / Jalan Mesjid Kecamatan Patumbak seharusnya selesai akhir tahun 2025, tetapi progresnya tidak maksimal. Jika seperti ini, harus ada pertanggung jawaban dari rekanan dan PPTK.

Penyelidikan harus segera dilakukan untuk menelusuri penyebab tidak selesai tepat waktu. “Ini sudah waktunya penyidik masuk. Publik berhak tahu apa penyebab proyek ini tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Apakah karena rekanannya atau faktor lainnya,

Proyek yang fantastis ini dibiayai dengan dana besar ini menjadi sorotan Tajam dari masyarakat karena tidak memberikan hasil sesuai harapan, sehingga menjadi ujian bagi transparansi dan akuntabilitas pemerintah Kabupaten deli serdang

Hingga berita ini di tayangkan ke publik belum ada tanggapan resmi dari Kadis SDA BMBK Kabupaten Deli Serdang Bapak Janso Sipahutar ST dan rekanan nya.

 

Penulis : (Sufri Hidayat SH)
Editor : narsam Redaksi detikpk com Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *