
Berita : Detikpk.com
Pohuwato – Unsur Forkopimda Kabupaten Pohuwato belum lama ini telah melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 H pada hari Jum’at tanggal 6 Juli 2025 bersama masyarakat bertempat di Mesjid Agung Baiturahman Pohuwato, di Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato. Selasa,(11/6/2025)
Sholat idul Adha 1446 H tingkat Kabupaten Pohuwato di hadiri oleh Bupati Pohuwato, Wakil Bupati Pohuwato, unsur forkopimda Kabupaten Pohuwato, tokoh agama, ASN pemda Pohuwato dan masyarakat Kabupaten Pohuwato dan sebelum melaksanakan sholat rombongan Bupati bersama Unsur Forkopimda tiba di Mesjid Agung dan di sambut secara adat Gorontalo
Sholat Idul Adha 1446 H di Mesjid Agung Baiturahman Pohuwato tahun 2025 di pimpin oleh Ustad RAMUN ABDJUL dan selaku khotib di percayakan kepada Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H dalam Khotbahnya menyampaikan pagi hari yang penuh berkah ini, di Hari Raya Idul Adha yang mulia, kita kembali berkumpul mengumandangkan gema takbir yang menyejukkan hati, mengingatkan kita betapa agungnya Allah Swt Sang Pemilik segalanya, yang tak pernah lelah mengasihi hamba-Nya. Hari raya Idul Adha bukan sekadar rutinitas menyembelih hewan qurban, tapi lebih dari itu Idul Adha adalah pelajaran tentang pengorbanan yang tulus dan ketaatan yang luar biasa.
Bahwa Idul Adha biasanya menekankan pentingnya pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial, yang semuanya itu berkaitan dengan efisiensi dalam penggunaan harta dan waktu. Ibadah qurban sebagai wujud pengorbanan mengajarkan efisiensi dalam memanfaatkan rezeki yang telah Allah berikan untuk kebaikan. yaitu :
Pertama, efisiensi dalam penggunaan harta ibadah kurban mengajarkan umat Islam untuk menggunakan hartanya dengan bijaksana dan se-efisiensi mungkin. Harta yang disisihkan untuk qurban bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga untuk membantu sesama, khususnya fakir miskin.
Kedua, efisiensi dalam waktu. Idul Adha adalah momen yang tepat untuk mengefisiensi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mengelola waktu. Ibadah qurban seperti sholat Id dan menyembelih hewan qurban mengajarkan kita agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Ketiga, efisiensi dalam ibadah. Qurban juga mengajarkan efisiensi dalam ibadah. Ibadah qurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih dan membersihkan diri dari sifat-sifat bahimiyyah (hewani). Pada saat hewan qurban disembelih dan jatuh ke bumi maka saat itulah sifat hewani harus sirna dari dalam diri kita seperti rakus, serakah, kejam dan penindasan arahnya.
Keempat, efisiensi dalam kepedulian sosial. Ibadah qurban mengajarkan kepedulian sosial yang cukup efisiensi dalam membantu sesama. Pembagian daging qurban hanya dibagikan dalam waktu 4 hari, yaitu pada hari nahar dan hari-hari tasyrik.
Untuk mengakhiri KHotbahnya Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H menyampaikan
Semoga Idul Adha tahun ini menjadi momen yang indah bagi kita untuk kembali merenungi, seberapa jauh pengorbanan dan keikhlasan kita dalam membangun hubungan yang hangat, penuh cinta, dan dilandasi ketaatan dalam setiap keluarga kita. Semoga kita semua dapat meneladani ketabahan Nabi Ibrahim as dan keikhlasan Nabi Ismail as.
Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin.
( Idrak )


