Palembang – Detikpk.com. 18/09/2025. Ribuan mahasiswa dari berbagai aliansi dan kampus di Sumatera Selatan tumpah ruah melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (01/09/2025) siang. Aksi ini digelar untuk menolak rencana kenaikan gaji dan tunjangan DPR sekaligus menyampaikan sejumlah tuntutan lainnya.
Zulvan, salah satu koordinator aksi, menyebut pihaknya membawa empat tuntutan utama.
“Pertama, kami menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Kedua, kami mendesak Presiden Prabowo menindak tegas aparat yang telah menewaskan almarhum Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ketiga, kami meminta Komisi Penyiaran Indonesia mencabut edaran yang membungkam informasi. Dan keempat, kami menuntut segera disahkannya RUU Perampasan Aset,” tegas Zulvan di tengah orasi.
Aksi demonstrasi yang berlangsung berjam-jam akhirnya memaksa Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie bersama sejumlah wakil ketua untuk menemui massa. Setelah sempat menunda dengan alasan melaksanakan ibadah salat, Andie akhirnya turun ke tengah kerumunan mahasiswa akibat desakan keras dari para demonstran yang telah lama menunggu.
Di bawah tekanan massa, Andie kemudian naik ke atas mobil komando dan diminta mengucapkan sumpah di hadapan ribuan mahasiswa dengan meletakkan tangannya di atas kitab suci Al-Qur’an.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami DPRD Provinsi Sumatera Selatan akan menyampaikan seluruh aspirasi dan mendukung seluruh tuntutan masyarakat, serta akan membawa perwakilan mahasiswa ke Jakarta,” ucap Andie, yang disambut sorakan riuh mahasiswa.
Namun, tidak semua mahasiswa puas dengan sumpah tersebut. Sebagian menilai langkah Andie hanyalah simbolis dan tidak menjamin realisasi tuntutan.
“Kami sudah sering mendengar janji DPRD. Sumpah di atas mobil komando itu hanya akan berarti kalau mereka benar-benar menjalankannya. Kalau tidak, ini hanya drama politik di depan mahasiswa,” ujar salah satu peserta aksi.
Momen sumpah di atas mobil komando itu menjadi titik puncak aksi, sekaligus memperlihatkan tekanan kuat mahasiswa terhadap para wakil rakyat. Meski berlangsung dengan dinamika tinggi, aksi demonstrasi berjalan tertib dan damai dengan pengawalan ketat aparat TNI Kodam II/Sriwijaya dan Polri Polda Sumatera Selatan.
Dodi .

0 Komentar