Tawuran Remaja di Padang, Satu Pelajar Tewas Akibat Sabetan Sajam
Padang – Detikpk.com.15/09/2025. Tawuran antar dua kelompok remaja kembali memakan korban jiwa di Kota Padang. Seorang pelajar bernama Wahyu Andri Pratama (18), siswa SMA Tamsis, meninggal dunia setelah dikeroyok dan disabet senjata tajam saat bentrokan pecah di Jalan By Pass Simpang Ketaping, Kecamatan Kuranji, Sabtu (13/9/2025) dini hari.
Kasi Humas Polresta Padang, Iptu Hendri Nopember, membenarkan peristiwa tersebut. “Betul, ada tawuran dengan senjata tajam di Simpang Ketaping dini hari tadi. Satu korban meninggal dunia atas nama Wahyu Andri Pratama,” katanya melalui sambungan telepon.
Kronologi Kejadian.
Tawuran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, melibatkan dua kelompok remaja yang dikenal dengan nama geng Meksiko (Khatib) dan geng Barat Selatan Timur (BST).
Korban yang berada di barisan depan kelompoknya sempat tertinggal ketika rombongan mencoba kabur. Ia kemudian dikejar, dijatuhkan, dan dikeroyok secara brutal oleh lawannya.
Setelah lawan pergi, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah. Rekannya segera membawa Wahyu ke RS Siti Rahmah, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi Amankan 5 Pelaku.
Menurut Hendri, tawuran tersebut melibatkan puluhan remaja dengan sepeda motor dan senjata tajam. Polisi bergerak cepat dan mengamankan lima remaja yang diduga terlibat.
“Saat ini lima orang sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Padang. Mereka bisa dijerat pidana terkait kepemilikan senjata tajam,” tegas Iptu Hendri.
Fenomena Tawuran di Padang.
Kedua kelompok remaja tersebut diketahui sering terlibat bentrok di wilayah tersebut. Polisi mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka guna mencegah terulangnya tragedi serupa.
Kasus ini masih dalam penyelidikan Polresta Padang untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat.
(Fr/TIM) (BM) Dodi


