Camat Bungus Teluk Kabung Harnoldi SH.MM Diduga Abaikan Wartawan, Kisruh Proyek Jalan Bungus Timur Jadi Sorotan Tajam
Sumatera Barat – DETIKPK.com. 04/10/2025.
Sikap Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi SH.MM, kini menjadi sorotan tajam publik dan kalangan media. Pasalnya, pejabat publik tersebut diduga tidak mengindahkan awak media yang berupaya meminta klarifikasi terkait pembangunan jalan di Kelurahan Bungus Timur yang hingga kini tak kunjung direalisasikan.
Proyek jalan Tabek menuju Kalampayan Loh serta jalan Kampung Sago menuju SDN 16 Timbalun disebut sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan. Akibatnya, anak-anak sekolah masih harus melewati pematang sawah setiap hari, lantaran jalan tersebut rusak parah dan dipenuhi semak belukar.
Tim investigasi media yang mencoba mengonfirmasi hal itu kepada Camat Bungus Teluk Kabung tidak mendapat tanggapan sama sekali, baik melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp. Sikap bungkam tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa camat tidak transparan dalam persoalan pembangunan dan penggunaan anggaran publik.
“Kami sudah berulang kali mencoba menghubungi Camat Harnoldi, namun tidak pernah direspons. Seolah beliau tidak menghargai fungsi kontrol sosial dari media,” ujar salah satu anggota tim investigasi media.
Sebagai perbandingan, di wilayah lain seperti Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara, camat setempat justru bersedia memberikan klarifikasi terbuka terkait proyek serupa. Namun berbeda dengan Camat Bungus Teluk Kabung yang terkesan menutup diri dan mengabaikan prinsip keterbukaan informasi publik.
Sikap tersebut dinilai telah melecehkan profesi wartawan serta mengabaikan semangat transparansi yang wajib dijunjung seorang pejabat publik.
Media berharap Aparat Penegak Hukum (APH) menelusuri dugaan adanya ketidakjelasan anggaran dan pelaksanaan proyek jalan di Bungus Timur, agar tidak menimbulkan kecurigaan publik yang lebih luas.
Kini, Camat Bungus Teluk Kabung Harnoldi SH.MM berada di bawah sorotan tajam, bukan hanya karena jalan rusak penuh lubang di Bungus Timur, tetapi juga karena sikap tertutup dan tidak kooperatif terhadap awak media yang menjalankan tugas jurnalistiknya.
(F r/Tim/BM/Dodi)


0 Komentar