ANGGOTA KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) Dukung Kepolisian Dalam Menindak Lanjuti Pelaporan Isu Sara

Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, detikpk.com,-  Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) Damianus Waruwu. mendukung penuh Kepolisian terkhusus Polres Tapanuli Tengah dalam menindak lanjuti pelaporan isu sara. di duga oknum Kasat Satpol-PP, Senin 20 Oktober 2025

Damianus Waruwu. Yang juga bagian Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) mengungkapkan, adanya pelaporan tersebut dilakukan agar pihak kepolisan dapat cepat bertindak, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ucapnya

Ini perlu dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat nias, serta menjaga kerusuhan yang dapat timbul akibat perkataan terlapor,” ujarnya.

Sebagai bangsa yang berdiri di atas dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita harus saling menghormati dan menjaga persatuan.

“Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” jelas Damianus Waruwu

Kami mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga, agar tidak terprovokasi oleh isu-isu sara. Mari kita percayakan proses hukum kepada penegak hukum yang berwenang agar kasus ini dapat diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan demikian, kita dapat menjaga kondusivitas daerah dan mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju kelas yang lebih baik di berbagai bidang.

Sebelumnya Ketua HIMNI Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara telah melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan di duga oleh oknum Kasat Satpol-PP Tapanuli Tengah, inisial HS.

“Itu merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga -Tapanuli Tengah untuk melaporkan,” ucapnya.

“Masyarakat Nias berharap pihak kepolisian bertindak tegas untuk menghindari konflik antar suku,” timpal Onlirman Nazara.
saat di konfirmasi awak media ini.

Awak ini juga mencoba konfirmasi klarifikasi PERS kepada inisial HS. Meminta tanggapan nya melalui WhatsApp pribadi nya dengan nomor : 08221532##21. namun beliau hanya membaca konfirmasi klarifikasi tersebut. Sangat disayangkan sikap seorang mantan kasat Pol PP tapanuli tengah tidak mau memberikan tanggapan sedikit pun. Sementara sudah ceklis dua dan berwarna biru. Hingga berita ini di terbitkan. Selasa 22 Oktober 2025

Bersambung :

(D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *