Detikpk.com PALEMBANG, 6 September 2026 — Munculnya pesan teror dari akun TikTok yang identitasnya tidak jelas mendapat tanggapan tegas dari Andi Cakrawala, Wakil Sekretaris Jenderal GBR Sriwijaya yang juga seorang jurnalis. Beliau menyoroti reaksi berlebihan yang seolah-olah “kebakaran jenggot” muncul setelah beredar unggahan dari rekan-rekan Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK).
Andi Cakrawala mempertanyakan siapa sebenarnya pemilik akun tersebut dan usaha apa yang merasa tersenggol hingga bereaksi demikian. “Dalam pesan yang dikirim itu tidak detail disebutkan usaha mana yang tersentuh. Padahal kalau sekadar usaha jual cabe di pasar, kami pun tidak mungkin menyenggol itu. Kekurangan kejelasan ini justru semakin memperkuat dugaan adanya indikasi kegiatan ilegal,” ujarnya.
Beliau kemudian menegaskan: “Klarifikasi jawablah dengan fakta, bukan malah mengancam dan menantang. Orang cerdas tidak main keras fisik, orang cerdas main otak. Sanggah dengan fakta, itu yang benar.” Andi menambahkan, jika memang merasa tidak benar, cukup tampil dengan identitas jelas dan berikan data pembanding secara terbuka. Intimidasi lewat akun samaran justru terkesan membenarkan dugaan yang disorot.
Sebagai Wakil Sekjen GBR Sriwijaya sekaligus praktisi jurnalis, Andi Cakrawala mengingatkan bahwa pemberitaan investigasi dilakukan demi kepentingan publik, bukan untuk menyerang usaha yang sah. “Kalau usaha Anda halal dan benar, kenapa harus takut diklarifikasi secara terbuka? Kebenaran tidak butuh ancaman, kebenaran cukup dengan fakta,” tegas Andi.
Andre.A
Wakaperwil detikpk
