Peresmian SMA Negeri Ketapat Bening Muratara, Harapan Baru Pendidikan di Perbatasan
Muara Tara – Detikpk.com, Nasional.22/ 07/2026. Upaya pemerataan akses pendidikan di wilayah perbatasan kembali menunjukkan progres nyata.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meresmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Kecamatan Rawas Ilir,
Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan menengah yang layak dan terjangkau.
Peresmian sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat setempat yang sebelumnya disampaikan langsung kepada Gubernur Sumsel H.Herman Deru.
Dalam pertemuan itu, tokoh masyarakat meminta agar dibangun sekolah guna memfasilitasi anak-anak di wilayah tersebut agar tidak lagi terkendala jarak dalam menempuh pendidikan.
Gayung bersambut, Gubernur Sumsel kemudian menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Melalui dukungan PT Gorby, pembangunan gedung sekolah akhirnya dapat direalisasikan.
Gedung SMA Negeri Ketapat Bening saat ini telah berdiri dengan fasilitas awal berupa empat ruang kelas dan satu ruang kantor.
Namun, sebelum dapat digunakan secara optimal, bangunan tersebut harus melalui proses pengesahan dan peresmian oleh pemerintah.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hendri, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa proses peresmian telah dilaksanakan pada 15 Juli 2026, yang dihadiri Pemerintah Provinsi Sumsel Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni serta jajaran, Pemerintah Kabupaten Muratara Wakil Bupati Muratara H.Junius Wahyudi Serta Jajaran.Tokoh Masyarakat Setempat.
“Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.
Sekolah ini diharapkan menjadi cikal bakal peningkatan kualitas SDM di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Hendri menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran sekolah tersebut sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari membludaknya warga yang hadir saat peresmian berlangsung.
“Respon masyarakat sangat luar biasa.
Mereka berharap sekolah ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda setempat,” tambahnya.
Saat ini, SMA Negeri Ketapat Bening telah mulai menerima siswa baru untuk kelas X (sepuluh), sementara untuk kelas XI dan XII masih menjalani sistem kelas jauh di lokasi lain yang masih berada dalam satu kecamatan.
Meski demikian, pihak Dinas Pendidikan menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tahap awal sebelum sekolah berkembang secara penuh.
“Kami berharap ke depan sekolah ini bisa berkembang menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Muratara, bahkan mampu bersaing dengan sekolah lain di Sumatera Selatan,” tegas Hendri.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas sekolah, mengingat keberadaan gedung tersebut merupakan aset bersama.
“Gedung ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik masyarakat. Jadi, peran serta warga sangat penting dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan fasilitas pendidikan ini,” katanya.
Lebih lanjut, Hendri berharap dukungan dari pihak perusahaan, khususnya PT Gorby, dapat terus berlanjut guna menunjang pengembangan sarana dan prasarana sekolah.
“Besar harapan kami, bantuan dari perusahaan tidak berhenti sampai di sini. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar sekolah ini benar-benar menjadi sekolah favorit dan berprestasi,” ungkapnya.
Terkait rencana pembangunan sekolah baru di daerah lain, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel menyatakan masih akan melihat kebutuhan dan kesiapan wilayah masing-masing.
“Jika memang ada kebutuhan dan memenuhi syarat, bukan tidak mungkin akan dibangun atau diresmikan sekolah baru. Namun, semua tetap disesuaikan dengan kondisi dan prioritas,” tutup Hendri.
Dengan hadirnya SMA Negeri Ketapat Bening, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di wilayah perbatasan yang kesulitan mengakses pendidikan menengah, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi unggul di masa depan.
(Rina)

0 Komentar