Bantuan Tidak Merata, Ratusan Korban Terdampak Banjir Desa Aek Horsik

Badiridetikpk.comSumatera Utara – Ratusan masyarakat yang menjadi korban banjir menggeruduk Kantor Pos Kecamatan Badiri, Selasa (28/4/2026). Tak puas dengan perkataan pemerintah desa aek horsi, ratusan masyarakat.Menuntut Keadilan, langsung menggeruduk Kantor Pos yang ada di.Hutabalang kecamatan badiri.

Kedatangan massa menyoalkan bantuan yang disalurkan kepada korban banjir tidak merata. Bantuan dimaksud adalah berupa. Stimulan Ekonomi, Jaminan Hidup yang disalurkan melalui Kantor Pos.

Sampai terjadi perdebatan antara masyarakat dengan pemerintah kecamatan dan desa,juga dihadiri langsung.Asisten Bupati Tapteng, Jonnedi Marbun.Langsung memberikan solusi kepada masyarakat yang belum menerima bantuan berupa. Stimulan ekonomi,perobatan,jaminan hidup yang akan disalurkan melalui kantor pos badiri.Usai pertemuan dengan masyarakat,masyarakat ahirnya mendapat keterangan langsung dari.Asisten Bupati Jonnedi Marbun,yang didampingi camat badiri Ahmad Saufi Pasaribu juga kepala desa aek horsik,Fidelis Tinambunan.

Permintaan itu terkait penyaluran bantuan banjir kepada masyarakat yang terdampak terjadi tidak merata di.Desa Aek Horsik kecamatan badiri kabupaten tapanuli tengah (Tapteng),pertemuan tersebut menghasilkan keputusan yang sesuai dengan harapan masyarakat desa aek horsik.

Dia menyebut, persoalan yang terjadi saat ini adalah penyaluran bantuan dari pemerintah pusat tidak merata. “Penyaluran bantuannya sama sekali tidak merata. Adapun jenis bantuan yang dijanjikan stimulan ekonomi, perabotan, Jaminan Hidup (Jadup),” ucap nya,

,”Nominal bantuan stimulan ekonomi, perabotan dan Jadup perjiwa dengan estimasi Rp15 ribu perjiwa untuk per hari sesuai aturan yang sudah di tentukan pemerintah pusat.

Dia menyesalkan, adanya dugaan keluarga oknum pemerintah desa yang menerima bantuan. Padahal sebaliknya, keluarga oknum desa itu tidak terdampak banjir.

“Ada keluarga oknum pemerintah desa yang enggak terdampak tapi mendapat bantuan,” sambungnya.

Kedatangan massa ke. Kantor Pos Hutabalang Kecamatan Badiri hanya meminta pemerintah dapat memberikan keadilan, bagi masyarakat yang tidak mendapat kepastian.

Langkah massa ke Kantor Pos Hutabalang karena tak puas dengan jawaban yang disampaikan pemerintah desa selama ini kepada masyarakat. Begitupun, keinginan massa bertemu langsung kepada, Asisten Bupati Tapteng, Jonnedi Marbun.

Orang yang sudah dipercaya bupati kabupaten Tapanuli Tengah, hadir langsung menjumpai masyarakat yang di kantor pos hutabalang.

(Ranto Lumban Gaol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *