Palembang Baturaja, Detikpk com – Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan OKU, mengadakan petisi tolak kenaikan tarif PDAM, di gelar depan gedung DPRD, tepatnya di jalan Gajah Mada, Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, Sabtu 6 september 2025.

Karena banyaknya pelanggan PDAM mengeluhkan kenaikan tarif PDAM, yang tidak di iringi dengan perubahan mutu layanan dan mutu air, Merasa prihatin atas kesusahan yang di alami masyarakat, khususnya pelanggan PDAM. maka Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan, meminta agar pemerintah menurunkan tarif PDAM demi memikirkan pelanggan. Tarif PDAM hendaknya harus memikirkan beban hidup masyarakat di saat perekonomian sedang tidak menentu saat ini.

Satu tahun tarif PDAM OKU mengalami kenaikan hingga lebih dari 100%, Konsumen rata-rata menjerit karena mahalnya biaya rekening PDAM yang harus di bayar. Sebelumnya masih terbilang terjangkau, namun sejak tarif naik, konsumen terpaksa membayar hingga 3 kali lipat dari sebelumnya.

Yang sangat di sesalkan oleh konsumen, di mana kenaikan tarif ini tidak di iringi dengan kualitas sesuai harapan. Air yang di terima oleh konsumen masih jauh dari layak, air juga sering tidak mengalir, mengalir kadang kecil sehingga konsumen kadang tidak dapat air yang mereka harapkan .

Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan, meminta masyarakat berperan serta aktif dalam petisi hari ini, karena ini demi kepentingan masyarakat pengguna PDAM OKU. Sudah beberapa kali masyarakat OKU melakukan aksi meminta tarif PDAM di turunkan, namun sepertinya tak di gubris oleh pihak-pihak berkepenten yang berwenang. Kualitas layanan dan kualitas produk setelah tarif naik, tidak jauh berbeda dengan sebelum tarif naik. Sehingga kenaikan tarif PDAM jelas tidak tepat dan sangat memberatkan konsumen.

Zikrullah Selaku koordinator, mengajak masyarakat, untuk bersama-sama mengawal petisi ini sampai membuahkan hasil yang di harapkan. Menurut Zikrullah, kenaikan tarif PDAM ini tindak mendasar dan terkesan tidak memikirkan nasib rakyat, Selain berorasi, penyelenggara juga menyiapkan spanduk untuk di tanda tangani oleh warga masyarakat yang merasa keberatan atas kenaikan tarif PDAM tersebut .

Penyelenggara Petisi berharap, DPRD OKU turut mendukung dan merespon, agar wakil rakyat segera memanggil pihak yang berwenang, terutama Bupati dan Direktur PDAM untuk bersama-sama mendengarkan keluhan masyarakat dan berdiskusi untuk menurunkan tarif PDAM.

Petisi berjalan baik, lancar, dan tanpa kendala, bahkan jauh dari keributan. Betul-betul sekedar menyampaikan keinginan murni masyarakat OKU, khususnya konsumen PDAM Tirta Raja, husus di wilayah Baturaja.

Penulis: Eka Belangkon PNJ.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *