Rekanan Proyek dari Dinas SDA BMBK Kota Medan Jalan Helvetia Raya medan Abaikan APD.

Medan 17 Juli 2025 Media detikpk com – Pekerjaan Proyek Pengaspalan Jalan Helvetia Raya Kecamatan Medan Helvetia terpantau team media di lokasi melalaikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). pekerjaan pengaspalan dikerjakan PT. Rapi Arjasa Rabu (16/07/2025)

Para pekerja terlihat tidak menggunakan helm, dan sepatu safety saat melakukan penghamparan aspal hotmix. Hal itu dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para pekerja dan tentu saja telah menyimpang dari ketentuan semestinya.

Padahal, para pekerja pengaspalan diharuskan memenuhi standar K3 saat pekerjaan berlangsung, yakni wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari resiko panas aspal, serta wajib memasang rambu pembatas jalan. Bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja dan kemacetan.

berdasarkan pantauan team investigasi media di lapangan, hal itu seolah sengaja dilalaikan oleh pelaksana proyek pekerjaan pengaspalan di Jalan Helvetia Raya selaku pemenang tender Pengaspalaan, Sumber Dana APBD tahun anggaran 2025, dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Kontruksi Kota Medan dengan nilai proyek ( 1.764.540.000.00 )

Terlihat, para pekerja pengaspalan tanpa helm APD di saat kerja tidak sesuai dengan ( SOP ) melanggar UU nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja sehingga pekerja proyek pengaspalan berani tidak menggunakan APD saat bekerja, serta banyak asumsi negatif lainnya .

para pekerja di lapangan tidak mengikuti dan mematuhi aturan k3 ini sudah mengabaikan standar keselamatan kerja, dimana pungsi pelaksana pengawas seakan ada pembiaran dari dinas SDA BMBK Kota Medan .

Hingga berita ini di publikasikan ke media belum ada tanggapan dari dinas SDA BMBK Kota Medan dan juga pihak Rekanan nya.

 

 

( Sufri Hidayat SH )
Kaporwil sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *