Ratusan Warga Asing Ditahan dalam Operasi Imigrasi di Cameron Highlands, Nasib WNI Jadi Sorotan.
Cameron Highlands, Malaysia – Detikpk.co. 20/11/2025. Jabatan Imigrasi Malaysia menahan 468 warga asing dalam sebuah operasi penggerebekan berskala besar bertajuk “Ops Gempur” yang digelar di Cameron Highlands pada hari Rabu 19 November 2025. Operasi ini menyoroti isu pekerja migran ilegal di sektor pertanian Malaysia, dengan banyak warga negara Indonesia (WNI) termasuk di antara mereka yang ditahan.
Penggerebekan yang melibatkan 547 petugas imigrasi ini berlangsung dari pukul 11 pagi hingga 2 petang waktu setempat. Target operasi meliputi kawasan perniagaan, lokasi konstruksi, dan perkebunan sayur di wilayah dataran tinggi tersebut. Sebagian besar pekerja migran yang ditahan tidak menyadari kedatangan pihak berwenang saat mereka tengah bekerja.
Datuk Zakaria Shaaban, Ketua Pengarah Imigrasi Malaysia, mengungkapkan bahwa operasi ini telah direncanakan selama sebulan terakhir. Perencanaan ini dipicu oleh banyaknya aduan dari masyarakat setempat serta hasil investigasi yang menunjukkan bahwa Cameron Highlands menjadi pusat aktivitas pekerja asing ilegal, terutama di sektor pertanian. Situasi ini diperparah oleh praktik pengusaha yang mempekerjakan mereka secara tidak sah.
Seorang WNI bernama Am, yang saat ini masih berada di Malaysia, menyampaikan keprihatinannya kepada awak media. Ia berharap pemerintah Indonesia dapat memberikan perhatian khusus dan bantuan kepada para WNI yang ditahan, agar mereka dapat dipulangkan ke tanah air. “Kehadiran mereka di Malaysia adalah untuk mencari penghidupan,” ujarnya dengan nada prihatin.
Penahanan ratusan pekerja migran ini kembali membuka diskusi tentang perlunya penegakan hukum yang lebih ketat terhadap praktik perekrutan ilegal dan perlindungan hak-hak pekerja migran. Pemerintah Indonesia diharapkan dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warganya yang bekerja di luar negeri. (HD/Dodi)


