PAD Kota Padang Ditargetkan Rp 1,126 Triliun, Warga Pinggiran Masih Hidup di Garis Kemiskinan, Infrastruktur Terbengkalai .

Penanganan Kemiskinan Jadi Topik Utama di Kota Padang, Target PAD 2026 Capai Rp 1,126 Triliun.

Padang – Detikpk.com.05/09/2025.
Penanganan kemiskinan kembali menjadi isu utama di Kota Padang, Sumatera Barat. Pemerintah Kota Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 mencapai Rp 1,126 triliun. Target ambisius ini diharapkan mampu memperkuat program penanggulangan kemiskinan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Namun, di balik target tersebut, fakta di lapangan masih menunjukkan banyak warga Kota Padang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dan membutuhkan pengawasan ketat agar setiap program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat.

Langkah Pemko Padang.

Beberapa langkah telah ditempuh Pemko Padang dalam upaya menekan angka kemiskinan, di antaranya:

Pendekatan berbasis data: menggunakan data akurat dan terverifikasi agar program tepat sasaran.

Kolaborasi lintas sektor: melibatkan OPD, kecamatan, hingga masyarakat.

Program konkret: seperti bantuan langsung, pelatihan kerja, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan rumah tidak layak huni.

Pengawasan dan evaluasi: dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas program.

Pemerintah Kota Padang juga menargetkan tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga 3,27% pada 2029.

Pernyataan Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, menegaskan bahwa penuntasan kemiskinan adalah prioritas utama Wali Kota.

“Kami dengan niat tulus. berupaya memperbaiki perekonomian masyarakat melalui program unggulan, seperti sekolah gratis, bansos, serta bantuan rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Pernyataan ini dirangkum tim investigasi media dalam kunjungan ke kawasan UPTD BBI Bungus beberapa waktu lalu.

Realita di Lapangan.

Meski begitu, hingga kini implementasi program unggulan tersebut dinilai belum sepenuhnya terealisasi. Padahal, Wakil Wali Kota juga menjabat Ketua Forum Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang. Dari total 11 kecamatan dan 114 kelurahan, masih banyak kawasan yang tertinggal, bahkan terisolasi, terutama di wilayah pinggiran kota.

Salah satunya di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, di mana akses jalan utama sepanjang 2 km menuju daerah Tabek Kalampayan Loh hingga kini belum tersentuh pembangunan. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan terbesar di kawasan tersebut.

Seruan Masyarakat.

Forum Komunikasi Masyarakat Pencinta Lingkungan Hidup (FKMPLH) Kelurahan Bungus Timur menyerukan agar pemerintah kota tidak abai terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Mereka berharap perangkat RT/RW, lurah, camat, hingga wali kota dapat bersinergi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, membuka lapangan kerja baru, serta benar-benar serius dalam menuntaskan kemiskinan di Kota Padang.

Dodi./

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *