Kepala SMA Negeri 1 Sinjai: Penggunaan HP di Sekolah Dibatasi untuk Jaga Karakter dan Daya Ingat Siswa
Sinja, detikpk- 20/8/2025 – Kepala UPT SMA Negeri 1 Sinjai, Muh. Suardi, M.Pd., menegaskan bahwa pihak sekolah bersama orang tua, pemerintah daerah, hingga Gubernur Sulawesi Selatan sepakat untuk membatasi penggunaan handphone (HP) di lingkungan sekolah.
Menurutnya, tantangan terbesar dunia pendidikan saat ini adalah kemudahan siswa dalam mengakses jawaban melalui teknologi. “Kalau siswa membawa HP, semua tugas sekolah dikerjakan lewat aplikasi, bukan lagi melalui proses berpikir. Akibatnya, daya ingat anak-anak menurun karena selalu mengandalkan teknologi,” jelas Muh. Suardi.
Ia menambahkan, tak jarang ketika guru memberi tugas, pekerjaan bisa selesai dalam waktu singkat hanya dengan bantuan mesin pencari. Setelah itu, siswa justru lebih banyak menggunakan HP untuk bermain game daripada belajar.
“Teknologi sebenarnya bagus kalau dikembangkan dengan baik, tetapi untuk anak SMA yang masih dalam proses pembentukan karakter dan kepribadian, penggunaannya harus diawasi. Karena itu, siswa tidak diperbolehkan membawa HP ke sekolah kecuali ada mata pelajaran tertentu yang memang membutuhkan pendampingan guru,” tegasnya.
Kebijakan ini sudah berjalan lebih dari satu tahun. Namun, pada semester terakhir, pihak sekolah masih fokus memberikan sosialisasi kepada orang tua siswa mengenai dampak negatif penggunaan HP yang tidak terkendali di sekolah.
Adapun jumlah siswa SMA Negeri 1 Sinjai saat ini tercatat 960 orang, dengan total tenaga pendidik dan kependidikan 55 orang. Sementara itu, jumlah peserta didik baru yang diterima tahun ini mencapai 321 orang dalam 9 rombongan belajar (rombel).
“Harapan kami, dengan pembatasan ini siswa bisa lebih fokus mengembangkan kemampuan berpikir, daya ingat, serta membangun interaksi sosial di lingkungan sekolah,” tutup Muh. Suardi.
(Red)

