Ruteng Manggarai, detikpk.com – Praktik toleransi dan kerukunan hidup antar umat beragama di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) justru menunjukan keindahan hidup bertoleransi antara umat beragama dalam nuansa penuh persaudaraan. Hal ini nyata terlihat pada perayaan hari raya Paskah Umat Kristiani untuk memperingati wafatnya dan kebangkitan Yesus pada hari Jumat Agung 18/04/2025 hingga Minggu 20/04/2025.
” Dalam rangka pengokohan penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan toleransi kehidupan antar umat beragama khususnya pada saat Hari Raya Paskah Umat Kristiani di Kabupaten Manggarai, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) kabupaten Manggarai menghimbau kepada seluruh umat Islam se-Kabupaten Manggarai untuk turut serta menjaga Kehidmadan tahapan – tahapan ibadah Hari Raya Paskah Umat Kristiani di Kabupaten Manggarai”.
Demikian hal ini ditegaskan oleh H. Abdurachman Marola bersama Mansur Amriatul selaku Ketua Umum dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Manggarai.
Penegasan MUI Kabupaten Manggarai ini tertuang dalam surat bernomor : 09/MUI-MGR/2025, perihal himbauan , 16/04/2025.
Himbauan yang diterbitkan di Ruteng ini ditujukan kepada umat Islam se-Kabupaten Manggarai, para pengurus Takmir masjid se-kabupaten Manggarai ,komunitas muslim lainnnya se-kabupaten Manggarai.
Melalui himbauan ini Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Manggarai menegaskan sejumlah hal antara lain agar umat Islam se-Kabupaten Manggarai turut serta menjaga Kehidmadan tahapan – tahapan ibadah Hari Raya Paskah Umat Kristiani di Kabupaten Manggarai. Khusus kota Ruteng, pada saat rutual Jum’at Agung 18/04/2025, agar tidak mengoperasikan kendaraan , membuka toko, kios dan sejenisnya serta tidak membutuhkan mudik sesuai himbauan 7 paroki dalam kota Ruteng
Nomor 15/A.1.1/ DPH-Karot/II/2025.
Sekalipun dalam kondisi darurat dan kebutuhan khusus seperti ” Ibadah Sholat Jum’at” agar dalam mengoperasikan kendaraan baik mobil maupun motor agar tidak menggunakan knalpot brong/resing.
Jika terjadi berpapasan saat menuju dan pulang dari mesjid pada saat ritual “Jum’at Agung” disarankan mencari jalan alternatif atau berhenti danenepi sejenak menghormati jalannya ritual Jum’at Agung umat Kristiani di Kabupaten Manggarai.
Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Manggarai sungguh berharap agar himbauan ini dijalankan dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab dari segenap komponen masyarakat, utamanya umat Islam se-Kabupaten Manggarai demi terciptanya keindahan dan keharmonisan hidup antar umat beragama di Indonesia termasuk di Kabupaten Manggarai.
Kepala Biro www.detikpk.com Kabupaten Manggarai Barat, AJ.


