Heboh Beredar Vidio Di Ruang Dokter Gigi RSUD Bob Bazar Kalianda

 

Kalianda, detikpk. com -Menyikapi beredarnya Vidio di Sosial Media Plt. Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda mengomentari kesalah pahaman pasien pada aturan jadwal yang sudah ditetapkan sesuai aturan yang berlaku, kamis 22 Mei 2025

Pasalnya, keluhan dari salah satu pasien pengguna BPJS tersebut yang terjadi pada Senin (19/05/2025) lalu, merupakan ketidak mengertian pasien terhadap pengguna BPJS. Pasalnya, ajuan pemakai BPJS belum sesuai unsur.

“Yang di perbolehkan untuk pelayanan BPJS itu adalah adanya indikasi medis atau ada sakit, seperti infeksi atau adanya pembengkakan pada gusi maka akan di lakukan tindakan medis dan itu bisa tercover oleh BPJS. Namun berdasarkan pemeriksaan, pasien ini tidak ada sakit, alasannya mencabut gigi karena mau daftar TNI,” kata Reny orang nomor satu di RS Bob Bazar Kalianda.

Reny Ayu Fatimah berharap, untuk kedepan para pasien RSUD Bob Bazar Kalianda dapat memahami aturan yang berlaku, seperti mengutamakan budaya antri, mengambil gambar/fhoto atas izin petugas dan mengikuti aturan dari BPJS (bagi pengguna BPJS), hal itu demi kelancaran pelayanan terhadap pasien lainnya dan BPJS dapat tercover.

“Karena ada yang bisa tercover oleh BPJS dan ada yang tidak. Selain itu saya juga berharap kepada pasien agar dapat mengedepankan budaya antri mengingat banyaknya pasien yang membutuhkan pelayanan, selain itu bagi keluarga pasien juga jangan sembarangan mengambil gambar saat pelayanan medis tanpa izin petugas sebab selain mengganggu proses medis juga hal itu dapat melanggar undang-undang ITE sehingga dapat di kenakan sangsi hukum,” lanjutnya.
(Komar detikpk.com )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *