Proyek “Siluman” Drainase di Lorong Iwari Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Transparansi Sumatera Selatan – Palembang | DetikPK.com Pembangunan drainase di Lorong Iwari, RW 26 dan RW IX, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang sudah berjalan dua pekan itu diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis serta dianggap tidak transparan. Senin (17/11). Sejak dimulainya pekerjaan, tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi. Padahal keberadaan papan proyek merupakan kewajiban untuk memberikan informasi kepada publik, sebagaimana diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ketidakhadiran papan informasi itu membuat warga curiga dan mempertanyakan legalitas serta sumber anggaran proyek tersebut. Upaya awak media untuk mengonfirmasi pihak pelaksana pun tidak berjalan mulus. Mandor proyek kerap disebut tidak berada di lokasi dan pekerja hanya diminta mengerjakan tanpa penjelasan teknis yang jelas. > “Untuk papan proyek saya tidak tahu ada di mana, tanyakan saja kepada mandor. Di sini saya cuma disuruh mengerjakan,” ujar salah seorang pekerja. Pengerjaan Diduga Asal-Asalan, Lokasi Tergenang Saat Pemasangan Besi Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi pengerjaan yang memprihatinkan. Tanah di lokasi masih tergenang air ketika proses pemasangan besi, pemasangan papan mal, hingga pengecoran dilakukan. Praktik tersebut dikhawatirkan berdampak pada kualitas struktur drainase, karena pengecoran pada tanah basah dapat menyebabkan pondasi mudah retak dan tidak stabil. Selain itu, para pekerja terlihat tidak menggunakan APD dan diduga tidak memiliki jaminan asuransi keselamatan kerja. Padahal, setiap proyek pemerintah mewajibkan kontraktor memberikan perlindungan keselamatan bagi pekerja. Mandor Mengelak, Arahkan ke Oknum PU Saat berhasil dihubungi, mandor proyek, Woko Suprapto, justru memberikan jawaban yang dinilai tidak bertanggung jawab. Ia mengarahkan wartawan untuk menghubungi “oknum PU”, dan mengaku sedang berada di luar kota. > “Saya tidak tahu kalau pekerja tidak memakai APD. Saat ini saya ada kerjaan di luar kota. Kalau mau bertemu, hari Rabu saja,” ujarnya dengan nada ketus. Sikap tersebut semakin mempertebal dugaan bahwa proyek ini minim pengawasan dan tidak berjalan sesuai prosedur yang seharusnya diterapkan dalam pekerjaan infrastruktur publik. Belum Ada Klarifikasi Resmi Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai polemik proyek drainase ini. Masyarakat bersama awak media mendesak agar instansi berwenang segera turun tangan melakukan investigasi, demi memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan keselamatan pekerja terjamin. — Penulis: Andre Alamsyah Editor: Dodi Redaksi: DetikPK.com Sumsel

Proyek “Siluman” Drainase di Lorong Iswari, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Transparansi.     Palembang —  Sumsel. DetikPK.com Pembangunan drainase di Lorong Iswari RW […]