Polda Sumsel menggelar Gerakan Pangan Murah Polri – Untuk Masyarakat di Palembang

Palembang – Detikpk.com – Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes dan jajaran bekerja sama dengan Bulog dalam menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Masyarakat, yang di tempatkan di Halaman Polsek Seberang Ulu l Polrestabes Palembang, Kamis ( 14/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolda Sumatera Selatan, dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumsel yaitu H. C. Ujang, serta Pangdam ll/Sriwijaya, Ketua DPRD Kota Palembang, pimpinan wilayah Perum Bulog, Kepala Dinas perdagangan Provinsi Sumsel, serta jajaran Forkopimda dan Masyarakat.

Namun kegiatan ini Merupakan bagian dari Program “Polri untuk masyarakat” , guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah, termasuk Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menyukseskan program ini. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian “Polri bersama pemerintah daerah serta untuk menjaga stabilitas harga dan kesediaan bahan pokok, khususnya beras bagi masyarakat.

“Dan kita berharap kegiatan ini bisa membantu meringankan bagi masyarakat khususnya wilayah Sumatera Selatan, sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas pangan di Sumatra Selatan, ujarnya.

Dalam hal ini Kapolda Sumsel juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda se-Indonesia di wilayah Polda Sumsel sendri target penyaluran beras mencapai lebih 123 persen dari jumlah yang di tetapkan, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebagai mana seperti apa yang disampaikan Polda Sumsel kepada awak media bahwa Sumsel ini masuk dalam kawasan zona satu di indonesia, zona satu itu harga eceran tertinggi RP.12rb.500/kg’ untuk beras kelas medium sementara harga dari Bulog sendiri Rp.11rb/kg’ ini tentu harga 11rb ini akan di pengaruhi beberapa paktor biaya angkut lokasi dimana dilepas di tuntut “biaya lain untuk hari ini gerakan pangan murah ini kita hadir bersama sama di polsek sebarang ulu 1 polrestabes palembang.

Harga yang kita lepas ke masyarakat itu Rp.11rb.600/kg’ namun secara total dan keseluruhan sebagai mana yang saya sampaikan tadi bahwa sebenarnya progam ini sudah jalan sejak Tanggal 6 Agustus 2025 per 13 Agustus 2025 sampai dengan tadi malam jajaran Polda Sumsel ini sudah melepas atau menjual ke masyarakat itu sebanyak 200.20.nol. 9 ton ini grab pelaksaan itu ada di 69 titik kemudian jumlah pembeli nya sudah mencapai 36.ribu/11/Orang itu untuk priode 6 sampai.13 Agustus.

kemudian khusus untuk hari ini sebagai mana kita ketahui bersama kita berada di kantor polsekta sebarang ulu 1 ini hanya simbolik disini sebenarnya di laksanakan di seluruh jajaran Polda Sumsel mulai dari polres-polres sampai dengan tingkat polsek total yang di salurkan untuk hari ini sebanyak 100.23/ton atau 100.23/ribu.kg/gram

Namun sudah menyampaikan di sediakan 150/ton nah insya allaah melalui gerakan yang di lakukan oleh Polda Sumsel dan jajaran akan menyerap 100.23.ton dan khusus untuk hari ini pada 14/Agustus/2025 pelaksaan Gerakan Pangan Murah di laksanakan di 44.titik lokasi harganya sama secara rejonal untuk sumsel itu 11.ribu.600/kg.

Kemudian mungkin rekan-rekan media tadi dengar penyampaian dari kepala bapanas kemudian dari Pak mentri dalam negeri manyampaikan bahwa proses penyaluran beras murah ini itu tidak hanya oleh polri tetapi melalui 7 saluran’ ,saluran yang di miliki oleh Provinsi saluran yang di miliki jajaran kodam kemudian saluran yang di miliki oleh bulog sendiri.

Tidak hanya menyangkut pasar Tradisional tapi juga seperti gomart dan Alfamart jadi kalau se’andainya nanti rekan-rekan media juga termonitor ada kelangkahan-kelengkahan ke beberapa daerah silahkan bisa langsung informasikan ke kita dan kita akan melakukan pemeriksaan, dan terget pelaksaan program ini sampai dengan desember 2025′ ,31 desember 2025 secara umum target untuk sumsel sendiri itu 32.ribu/ton harus habis di 31 desember syukur-syukur kalau bisa lebih.

Jadi sekali lagi saya menyampaikan kepada masyarakat saya himbau tidak usah ragu, kemudian kepada penggilingan-penggilingan padi kita akan pastikan juga bahwa tidak terjadi penimbunan, penggilingan-penggilingan Polda Sumsel beserta jajaran akan melakukan pemeriksaaan, pengecekan- pengecekan untuk mencegah terjadinya penimbunan-penimbunan dan tutup saya kira demi kian rekan-rekan ujar Kapolda Sumsel.

Toni wartawan detikpk.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *