Pemkab Jombang Berkomitmen Melindungi Hak Dasar Perempuan dan Anak

Jombang, detikpk.com,_ Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dalam melindungi hak dasar warganya, khususnya perempuan dan anak, dari segala bentuk kekerasan. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung DPRD Kabupaten Jombang, Selasa (9/4/2025), yang dihadiri Wakil Bupati Salmanudin, Ketua DPRD Hadi Atmaji, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Dalam rangka memperkuat perlindungan, Pemkab Jombang telah menerbitkan sejumlah regulasi penting, yaitu:

 

Perda Nomor 14 Tahun 2008: Memberikan hak kepada korban untuk melapor, mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis, serta layanan perlindungan dan rehabilitasi.

 

Perbup Nomor 44 Tahun 2016: Memperkuat langkah-langkah perlindungan terhadap perempuan dan anak.

 

Perbup Nomor 20 Tahun 2019: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak.

 

Perbup Nomor 69 dan 70 Tahun 2022: Menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam perlindungan perempuan dan anak.

 

Selain regulasi, Pemkab Jombang juga aktif melakukan berbagai program nyata di lapangan, seperti penyuluhan hukum, pendampingan psikologis bagi korban kekerasan, pelatihan pemberdayaan perempuan, serta membentuk unit pelayanan terpadu di tingkat kecamatan dan desa. Semua upaya ini bertujuan agar perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

 

Hadirnya Forkopimda dalam konferensi pers ini menandakan sinergitas yang kuat dan komitmen bersama dalam mendukung upaya perlindungan hak dasar perempuan dan anak di Kabupaten Jombang. Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, dan instansi terkait menjadi kunci dalam membangun ekosistem perlindungan yang efektif.

 

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa Pemkab Jombang tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia pendidikan, untuk berpartisipasi aktif dalam mengedukasi dan menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

 

Melalui komitmen ini, Bupati Warsubi berharap Jombang bisa menjadi kabupaten yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Pemkab Jombang berkomitmen untuk terus memperbaharui kebijakan, meningkatkan pelayanan, serta memperluas jangkauan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.(Ad1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *