Halaqah Al-Kautsar Gelar Pembukaan Tawarin dan Zikir Syadziliyah.

Palembang, 11 Juli 2025 – Halaqah Al-Kautsar mengundang seluruh jamaah dan simpatisan untuk menghadiri pembukaan Tawarin dan Zikir Syadziliyah yang telah. di laksanakan bertempat di jl pertahanan 16 ulu,SU II. palembang perum al- Kautsar

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mempererat silaturahmi antara jamaah dan simpatisan Halaqah Al-Kautsar. Zikir Syadziliyah sendiri merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam meningkatkan kesadaran spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kami berharap kehadiran seluruh jamaah dan simpatisan untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga acara ini dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua.

Zikir Syaziliyah memiliki akar sejarah yang kuat dalam tradisi spiritual Islam. Berikut adalah beberapa informasi tentang pendiri dan perkembangannya di Indonesia:

Pendiri Zikir Syaziliyah didasarkan pada ajaran Imam Abu’l-hassan al-Syazili, seorang sufi terkenal dari abad ke-13 Masehi. Beliau lahir di Maghreb (Afrika Utara) dan dikenal karena pendekatan spiritualnya yang menekankan zikir (mengingat Allah) dan penghayatan terhadap nama-nama Allah.

Perkembangan di Indonesia Zikir Syaziliyah berkembang di Indonesia melalui proses penyebaran Islam yang dibawa oleh para ulama dan sufi dari berbagai wilayah, termasuk dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Di Indonesia, zikir ini sering kali diamalkan dalam berbagai tarekat sufi dan kelompok-kelompok zikir yang tersebar di seluruh negeri.

Praktik dan Pengamalan Zikir Syaziliyah biasanya melibatkan pengulangan nama-nama Allah, doa-doa khusus, dan ritual spiritual lainnya. Praktik ini bertujuan untuk membersihkan hati, meningkatkan kesadaran spiritual, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pengaruh:  Zikir Syaziliyah memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan spiritual banyak umat Islam di Indonesia. Banyak komunitas dan organisasi keagamaan yang mengamalkan zikir ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Zikir Syaziliyah juga diamalkan oleh Majelis Mursyidin Tarekat Naqsyabandiyah Al-khalidiyah Jalaliyah (TNAJ) Prof Sumsel, yang dipimpin oleh Ust. Yayan. Mereka mengamalkan zikir ini secara rutin, termasuk pada awal bulan, untuk tolak bala dan gangguan makhluk halus. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh spiritual, termasuk Habib Fahmi dan jamaahnya, Tuan Harahap, serta sarifah-sarifah lainnya. Mereka semua bekerja sama mengikuti zikir dengan khidmat dan penuh kesadaran spiritual.

Susunan Pimpinan dan Peserta Zikir:

Pimpinan Majelis Mursyidin Prov.Sumsel:
1. Junaid Al – Baghdady (Ustadz Mgs. A. Fauzan Yayan, SQ)
2. Wakil Pimpinan: Syekh Muda Muhsin

Para Syekh dan Kholifah:
1. Syekh Muda Muhammad Rifai (Tuan Imam)
2. Syekh Muda Hamid Al-Hamidi (Ust. Candra)
3. Syekh Muda Muhammad Hasbi (Restu)
4. Syekh Muda Hasan Al-Basri (Mgs. Ahmad Fauzi)
5. Syekh Muda Ahmad Khoiri (Ustadz Khoiri Amin)
6. Syekh Muda Hasyim Asy’ari (Syahfikri)
7. Kholifah Nurhasan (Dedi Irawan)

Silsilah murid (pengikut) tersambung ke mursyid (guru spiritual) hingga ke Nabi Muhammad Saw

SILSILAH THARIQAH NAQSABANDIYAH AL KHOLIDIYAH JALALIYAH

Nama-Nama Mursyid dalam bahasa Indonesia dan arab:

Allah (الله)
Malaikat Jibril

1. Nabi Muhammad SAW
2. Sahabat Abu Bakar
3. Sahabat Salman Al-Farisi
4. Qasim bin Muhammad
5. Imam Ja’far Ash-Shad
6. Syekh Abu Yazid Al-Bustami
7. Syekh Abu Al-Hassan Al-Kharqani
8. Syekh Abu Ali Al-fermadi
9. Syekh Yusuf Al-hamadani
10. Syekh Abdul Khaliq Al-ghujdawani
11. Syekh Arif Al-riyukuri
12. Syekh Mahmud anjir ni
13. Syekh Ali Ar-ramitani
14. Syekh Muhammad Baba As-samasi
15. Syekh Amir Kulali
16. Syekh Bahauddin Naqsyabandi
17. Syekh Muhammad Alauddin Al-aththari
18. Syekh Yaqub Al-Jarkhi khasari
19. Syekh Abdullah Al-aththari samarqandi
20. Syekh Muhammad Zahidi
21. Syekh Darwis Muhammad
22. Syekh Muhammad Khuzaiki al amkani
23. Syekh Muhammad Baqi Billahi
24. Syekh Ahmad Faruqi Sarhindi
25. Syekh Muhammad Ma’shum
26. Syekh Saifuddin
27. Syekh Nur Muhammad Al-badawani
28. Syekh Syamsuddin Janjani
29. Syekh Abdullah Dahla wi
30. Maulana Syekh Khalid Al-qurdhi
31. Syekh Abdullah afandi
32. Syekh Sulaiman al qur mi
33. Syekh Sulaiman Az-zuhdii
34. Syekh Ali Ridha
35. Profesor Doktor Syekh Haji Jalaluddin
36. Doktor Syekh Salman Da’im
37. Siapa yang dikehendaki Allah

Silsilah ini menunjukkan kesinambungan spiritual dari Nabi Muhammad Saw hingga ke generasi -generasi berikutnya yang berpengaruh dalam Thariqah Naqsyabandiyah Al- Khalidiyah Jalaliyah di Indonesia.
Note : Syekh Junaid al-Baghdadi, Tuan Imam, Hamid Al- hamidi, Restu, Hasan Al-Basri, Khoiri Amin, Hasyim Asy’ari, Dedi Irawan, nama Pemberian Mursyid ” wisuda, gelar Sanad Tarekat.

Semoga zikir yang dipimpin oleh Junaid al-Baghdadi (Ust. Yayan) membawa keberkahan dan kekuatan spiritual bagi semua yang terlibat. Dengan kerja sama dan kesadaran yang penuh, mereka dapat merasakan kehadiran Allah SWT dan mendapatkan manfaat spiritual yang besar. Amin.

Penulis: Tuan Syekh Komarudin S.I.Kom
Panglima Laskar Santri Sumsel dpw partai masyumi sumsel
Ketua Pemuda & Milenial
Alumni St isi pol Candradimuka Palembang,

Dodi.

 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *