Sleman, detikpk.com – Laskar Tengkorak Hitam mengadakan acara Islami bertajuk “KASASOMA : *kajian santai soal agama*” Sebuah forum jagongan santai yang membahas berbagai isu, topik dan tema praktis dari perspektif agama Islam

Bersama Ust Muhammad Taufik F, Kasasoma Rutin *Setiap Rabu* Malam Kamis Pukul 20.00 – selesai
Berlokasi di Angkringan Limbuk Gamping Sleman Yogyakarta

Forum ini juga merupakan wadah silaturahmi untuk meningkatkan ukhuwah antar anggota sekaligus khalayak masyarakat umum karena diisi dengan diskusi dan tanya jawab.

Sesuai keterangan dari Muhammad Ikhsan SH Komandan utama Laskar Tengkorak Hitam didirikan sejak tahun 1977 dengan berawal dari Majelis Dzikir yang menampung para remaja klontang-klantung dijalan, diajak, dibina kembali kedalam kebaikan.

Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kadang remaja-remaja bermasalah bingung mencari jatidiri dan ingin kembali ke jalan Illahi tapi malu, dan tak tau kepada siapa mereka mengadu dan berkonsultasi.

Maka Laskar Tengkorak Hitam dengan logo yang memberi kesan kuat, tegas dengan pendekatan filosofis dan nilai-nilai Islam, logo ini dapat dijelaskan secara bermakna dan selaras dengan nilai kebaikan dan spiritualitas.

Makna Simbolik Logo Secara Positif dan Islami
1. Tengkorak: Simbol Memento Mori (Pengingat Kematian)
Dalam Islam, kematian adalah kepastian yang harus selalu diingat oleh manusia.
“Kullu nafsin dzā`iqatul maut.”
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”
(QS. Ali Imran: 185)

Sebagai peringatan akan kefanaan hidup, yang mendorong manusia untuk:
• Selalu berbuat baik sebelum ajal tiba.
• Tidak menyombongkan diri.
• Selalu ingat kepada Allah dan akhirat.

2. Keris Menyilang: Lambang Kekuatan untuk Membela Kebenaran

Keris adalah simbol budaya yang mengandung makna kehormatan, keberanian, dan keteguhan dalam membela yang benar.

Dalam Islam:
• Membela yang lemah, menegakkan keadilan, dan menolak kezaliman adalah perbuatan mulia.
• Rasulullah SAW pun pernah terlibat dalam Perang demi membela umat yang tertindas, tetapi dalam batas dan etika yang sangat dijaga.

Dengan kekuatan sejati bukan untuk menindas, tetapi untuk melindungi, menegakkan keadilan, dan melawan kezaliman dengan cara yang benar.

3. Warna Hitam: Kekuatan, Keberanian, dan Keteguhan Iman

Hitam sering dipandang sebagai warna yang kuat, serius, bahkan misterius. Namun dalam konteks spiritual dan kebaikan.

Dalam sejarah Islam:
• Rasulullah SAW pernah mengenakan bendera hitam (Ar-Rayah) dalam beberapa peristiwa penting.
• Warna ini bukan simbol kejahatan, tetapi bisa melambangkan ketegasan dalam prinsip dan keikhlasan dalam berjuang di jalan Allah.

Keterhubungan Logo dengan Ajaran Kebaikan dalam Islam
1. Kesadaran akan ajal mendorong amal saleh.
2. Kekuatan dipakai untuk melindungi, bukan menindas.
3. Tegas dalam prinsip, lembut dalam perbuatan.
4. Melawan kezaliman adalah bentuk ibadah jika diniatkan karena Allah.
5. Simbol yang keras dapat berisi pesan cinta, jika disampaikan dengan hikmah.

Logo “Tengkorak Hitam” bukan hanya simbol kekuatan atau ketegasan, tetapi bisa dimaknai sebagai panggilan untuk hidup dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian menegakkan kebaikan.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni.

Harry Ygy, detikpk.com


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *