detikpk.com

Tangsel, 15 Agustus 2026 — Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong inovasi dan berbagi praktik baik (best practice) guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan pertanahan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Studi Tiru jajaran Kantah Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Kantah Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/08).

Kegiatan diawali dengan office tour, di mana rombongan Kantah Kota Bandar Lampung berkesempatan melihat secara langsung sarana dan prasarana serta alur pelayanan publik yang diterapkan di lingkungan Kantah Kota Tangerang Selatan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Studi Tiru Integrasi Data NIB (Nomor Identifikasi Bidang) dan NOP (Nomor Objek Pajak) yang berlangsung di ruang rapat utama.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, bersama jajaran memaparkan secara langsung pengalaman dan proses implementasi integrasi data tersebut, mulai dari rekam jejak, strategi teknis, hingga success story yang telah diterapkan di Kota Tangerang Selatan.

“Studi tiru ini menjadi momentum yang baik bagi kita untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi. Apa yang telah kami lakukan di Tangerang Selatan tentu masih dapat terus dikembangkan, dan kami berharap pengalaman ini dapat memberikan manfaat serta menjadi referensi bagi Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung dalam mengembangkan integrasi data pertanahan dan perpajakan,” ujar Seto Apriyadi.

Menurutnya, integrasi data NIB dan NOP merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya data pertanahan yang semakin akurat, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana inovasi dan digitalisasi yang kita bangun benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan publik. Dengan data yang terintegrasi, proses pelayanan dapat menjadi lebih efektif, akurat, transparan, dan pada akhirnya memberikan kemudahan serta kepuasan bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Studi Tiru ini, Kantah Kota Tangerang Selatan berharap terjalin pertukaran gagasan dan pengalaman yang konstruktif antarkantor pertanahan. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat sinergi serta mempercepat penerapan digitalisasi dan integrasi data pertanahan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Kantah Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan oleh jajaran Kantah Kota Bandar Lampung. Kolaborasi dan pertukaran praktik baik tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin modern, transparan, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

(Rafiqi)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *