detikpk.com
Cianjur, 31 Juli 2026 – Kepolisian Resor Cianjur tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan seorang pria berinisial MIF (59), warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, yang ditemukan meninggal dunia di dalam saluran irigasi pada Jumat (31/7).
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga yang menemukan korban dalam posisi tersungkur dengan kepala berada di dalam saluran irigasi.
Petugas kepolisian bersama relawan PMI Kabupaten Cianjur kemudian mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke RSUD Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya kambuh saat sedang bekerja. Informasi dari warga dan pihak keluarga menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit,” ujar AKBP Alexander Yurikho Hadi.
Setelah proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Meski demikian, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban sehari-hari bekerja mengatur debit air menuju kolam pemancingan yang berada di dekat saluran irigasi. Korban juga diketahui kerap mengeluhkan sakit kepala.
Saksi mata bernama Ajat mengaku pertama kali menemukan korban saat hendak pulang dari sawah. Awalnya ia melihat sepasang sepatu bot berada di atas saluran irigasi, kemudian mendekat untuk memastikan dan menemukan korban dalam kondisi tersungkur dengan kepala terendam air.
“Saya melihat ada sepatu bot di atas saluran irigasi. Saat saya dekati, ternyata ada tubuh korban dalam posisi tersungkur dengan kepala berada di dalam air,” ungkap Ajat.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Cianjur. Petugas kepolisian bersama relawan PMI kemudian melakukan evakuasi terhadap korban karena warga tidak berani memindahkan jasad.
Polres Cianjur mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan peristiwa serupa serta tidak melakukan evakuasi secara mandiri guna menjaga keutuhan proses penyelidikan.
(Rafiqi)
0 Komentar