Deli Serdang, Sumatera Utara, detikpk.com,- Kinerja Dinas SDA BMBK Kabupaten Deli serdang patut dievaluasi serius menyusul derasnya keluhan masyarakat terhadap kualitas pembangunan tembok penahanan drainase yang dinilai amburadul dan jauh dari standar. 16 juli 2026
Sejumlah proyek yang seharusnya menjadi etalase keberhasilan pembangunan justru berubah menjadi simbol kegagalan. Pekerjaan di lapangan dinilai dikerjakan asal jadi oleh rekanan, tanpa kontrol mutu yang memadai dari pihak terkait. Alih-alih membanggakan, pembangunan tembok penahanan drainase kini menjadi bahan cibiran publik.
“Seharusnya ini menjadi simbol keberhasilan Bupati, tapi malah menuai keluhan di warga di sekitar lokasi proyek, Kamis (09/07/2026).
Sorotan terhadap kualitas proyek tersebut progres lamban dan hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis. Ironisnya, proyek ini malah menjadi contoh buruk pelaksanaan pembangunannya.
terkait pengerjaan proyek tembok penahanan drainase yang dikebut demi mengejar target administratif, tetapi mengorbankan mutu konstruksi. Pola kerja kontraktor dinilai tidak profesional, sementara fungsi pengawasan terkesan hanya sebatas formalitas.
Temuan proyek pembangunan tembok penahanan drainase di diski kecamatan Sunggal yang di kerjaan oleh CV. PRJ dengan anggaran APBD tahun 2026 pagu anggaran Rp 397.097.000 juta diduga jauh dari standar teknis, sementara permukaan tembok penahan drainase bergelombang asal jadi alias amburadul.
menilai kinerja kontraktor jauh dari profesional, konsultan pengawas gagal menjalankan fungsi pengendalian mutu, dan Dinas SDA BMBK Deli Serdang terkesan lalai serta tidak responsif terhadap persoalan di lapangan.
pengawasan tidak boleh berhenti di atas kertas. Dinas SDA BMBK Deli Serdang dituntut bertindak tegas, memberikan sanksi, dan melakukan evaluasi menyeluruh, bukan justru bersikap pasif seolah tak terjadi apa-apa.
Jika kondisi ini terus dibiarkan,dampaknya tidak hanya pada rusaknya infrastruktur, tetapi juga pada runtuhnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah Deli Serdang.
Yang akan disorot masyarakat bukan kontraktornya, tapi pemerintah daerah kabupaten Deli serdang dan kepala daerahnya.
Hingga berita ini di tayangkan belum ada tanggapan resmi dari Kadis SDA BMBK Deli serdang Jonso Sipahutar.
Sufri Hidayat SH
Kaparwil Sumut
0 Komentar