Detikpk.com Masohi’Maluku tengah Minggu,18/1/2026.Pemerintah Maluku tengah(Pemkab)Masohi memberikan kejelasan mengenai kejelasan,hasil pemantauan dari evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik dikementrian,lembaga,dan daerah tahun 2025 yang menempatkan Kabupaten Maluku Tengah dengan nilai indeks 2, 56 atau dalam kategori C,yang sempat mencuat di kalangan perhimpunan masyarakat’,terkhususnya bidang Organisasi lokal’yang berhimpun pada wilayah kabupaten.
Kategori”C”dinilai bukan merupakan kategori rendah atau buruk’tapi kategori”C”masuk dalam kategori baik.
Humas umum(KTU),Asisten IIl admint umum sek Pemda Maluku tengah menjelaskan’saat di temui,”menurut paparan yang di berikan”Maluku tengah masuk dalam kategori”cukup”dalam sistem evaluasi kinerja pelayanan publik.kategori “C”(“cukup”)merupakan bagian dari spektrum penilaian yang menunjukkan’bahwa”penyelenggaraan pelayanan publik telah berjalan sesuai standar minimum,meskipun’masih membutuhkan penguatan dan peningkatan berkelanjutan oleh kita pemkab Maluku tengah.
Di ketahui Kategori ini”juga dialami oleh sejumlah pemerintah daerah lainnya termasuk Pemerintah provinsi Maluku yang berada pada kategori penilaian yang sama ungkapnya”saat dikonfirmasi.
Jadi.,daerah dengan indeks 2,51 – 3, 00 masuk dalam kategori C dan indeks Maluku Tengah adalah 2,56, sambungnya dengan nada yang membutuhkan kepastian serta pemahaman bagi pemirsa sekalian.
Ditegaskan”penilaian ini’bukan sesuatu yang harus diperdebatkan,’baik itu pada medsos,maupun tanggapan organisasi,apalagi framing pemberitaan yang menekankan seolah-olah kinerja Pemda Maluku Tengah berada pada posisi terendah.
Dari hasil paparan,penetapan ini’, tertuang dalam SK Kementrian pemberdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi RI (menpan RB) No 3 tahun 2026 tentang hasil pemantauan dan Evaluasi kinerja pelayanan publik di kementrian,Lembaga daerah tahun 2025.
Pantauan”detikpk.com di lapangan,’Maluku tengah semenjak di jabat oleh(“Malteng Bangkit”)Bupati Zulkarnain awat Amir SP.MAP dan wakilnya Mario Lawalata ST dalam pencapaian seratus hari kerja sejak 2025 kemarin,’ Maluku tengah pernah mencapai hasil maksimum’berupa beberapa penghargaan dari kementrian RI seperti yang pernah termuat oleh beberapa media lokal,juga Nasional,dan’sempat pula di catat oleh beberapa Lembaga beserta Organisasi di lingkup Maluku tengah dan propinsi(Ambon).
“Otoritas penting dari berbagai orientasi kerja yang di lakukan Pemkab Malteng Bangkit sangat efisien dan terbilang cepat’namun di balik itu tentu saja mungkin terkendala oleh ambiguitas orang-orang yang mempunyai ambisi individualisme yang berusaha memblokade zona integritas di jalur likuimidasi.
Terlihat dalam situasinya”Bupati dan wakil bupati agak di tekan ke kepemimpinan sebelum menjabat di Rana 2025,hingga tertuntut dan harus ikut menyelesaikan permasalahan Jabatan episode 2022,2023,2024.
Sedangkan dalam daftar yang diterima’, oleh pemkab”Malteng Bangkit”selain kabupaten Maluku tengah’terdapat pula sebanyak 46 kabupaten kota di Indonesia yang masuk dalam kategori”C”. Provinsi Maluku’selain Kabupaten Maluku Tengah terdapat pula Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang juga mendapatkan kategori”C”dengan poin 2,03,.sementara dua Kabupaten lainnya masing-masing Kabupaten Buru Selatan dan Kepulauan Aru berada pada kategori D
Lanjut” paparan yang di berikan oleh pemkab setempat ketika di temui’cukup menegaskan bahwasanya’,secara faktual kabupaten Maluku tengah masuk dalam katagori “C” (cukup) dalam sistem evaluasi kinerja pelayanan publik,ini merupakan bagian dari spektrum penilaian yang menunjukan pencapaian minimum meskipun daerah kabupaten lain tidak sempat meraihnya,
Jadi”daerah dengan indeks 2,51 – 3, 00 masuk dalam kategori “C” dan indeks Malteng adalah 2,56″sesuai kejelasannya,jadi Maluku tengah terbilang efisien dan Minimum.bukanlah ambiguitas segelintir.apabila ada Framing yang beredar.
Reporter: Ridwan Lumaela
Kabiro. : Maluku.Maluku tengah
Redaksi. Narsam.
0 Komentar