LAM Kepri Anugerahkan Gelar Adat “Datuk Sri Dewantara” kepada Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani

Tanjungpinang DETIKPKCOM –  Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau secara resmi menganugerahkan gelar adat “Datuk Sri Dewantara” kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Kamis (14/11).

Prosesi diawali dengan penyampaian petuah adat oleh Datuk Wira Perdana Haji Teja Alhab, yang kemudian mempersilakan Datuk Setia Wijaya Mahkota untuk membuka rangkaian acara. Dalam petuah tersebut, disampaikan permohonan lembaga adat agar Datuk Wira Perdana melepas warga adat Melayu Kepulauan Riau kepada tamu kehormatan, yakni Ketua MPR RI.

Dengan bahasa adat yang sarat hikmah, Datuk Wira Perdana menyerahkan kehormatan adat kepada H. Ahmad Muzani. Petuah itu menggambarkan ketinggian budi, kearifan bahasa, serta martabat adat Melayu:
“Yang kulit kuning itu Melayu, yang merah itu darahnya; yang baik itu budi, yang indah itu bahasa.”

Prosesi berlanjut dengan pembacaan warkah keputusan LAM Kepri yang menetapkan penganugerahan gelar “Datuk Sri Dewantara” kepada H. Ahmad Muzani. Pembacaan warkah dipimpin oleh Perdana Aisyah Laksana, Dr. H. Rumdi Samin, M.Si, sebelum kemudian secara resmi diserahkan kepada Ketua MPR RI dalam upacara adat yang penuh kekhidmatan.

Dalam suasana yang diwarnai salam ukhuwah dan doa, para tetua adat menegaskan bahwa gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi H. Ahmad Muzani dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, serta kepeduliannya terhadap nilai-nilai budaya Melayu.

“Kepada Allah kami bermohon, kepada Allah kami berserah. Salam ukhuwah karena Allah, amin,” demikian penutup dari rangkaian pembacaan warkah adat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penyematan gelar adat, menjadikan momen tersebut sebagai salah satu peristiwa penting dalam hubungan kelembagaan antara LAM Kepri dan pimpinan lembaga tinggi negara.DETIKPK COM.HERMAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *