Hulu Sungai Utara, detikpk– Indikasi keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan Gedung Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan pembangunan Instalasi Gizi RSUD Pembalah Batung menjadi sorotan tajam DPRD setempat. Ketua Komisi III DPRD Hulu Sungai Utara (HSU), Munawari, menyatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi atas permasalahan ini (9/11/2025).
Dikonfirmasi mengenai potensi molornya dua proyek strategis tersebut, Munawari menegaskan bahwa Komisi III akan mengambil langkah serius. “Kami akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, kontraktor, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam proyek ini.
Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab keterlambatan dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Munawari menjelaskan bahwa setelah koordinasi dilakukan, Komisi III akan melakukan evaluasi mendalam. “Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi kami untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah perlu memberikan rekomendasi perbaikan, percepatan, atau bahkan tindakan tegas jika ditemukan adanya pelanggaran,” tegasnya.
Pembangunan Gedung Ketahanan Pangan Kabupaten HSU dan Instalasi Gizi RSUD Pembalah Batung merupakan proyek yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Gedung Ketahanan Pangan diharapkan dapat meningkatkan stabilitas pasokan pangan di daerah, sementara Instalasi Gizi RSUD Pembalah Batung bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi bagi pasien.
“Kami berharap proyek ini dapat segera diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Komisi III akan terus mengawal dan mengawasi prosesnya agar tidak terjadi lagi keterlambatan yang dapat merugikan masyarakat,” pungkas Munawari.
DPRD HSU berjanji akan terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan proyek ini kepada publik. Masyarakat diharapkan dapat terus memberikan dukungan dan masukan demi kelancaran pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kepala Dinas PUPR HSU Amos Silitongan tidak memeberikan tanggapan saat dihubungi via Whatsapp.
Sementara Direktur RSUD Pembalah Batung Amuntai Farida Evana menyatakan bahwa “Sampai saat ini sdh tercapai sesuai target”
Bahkan Evana mempertanyakan kepada wartawan “Knp cm gedung gizi, proyek yg lain kd di tanyakan…gedung ketahanan pangan, dinas sosial” yang disampaikan melalui pesan Whatsapp kepada wartawan


