Mantan Bupati Gunungkidul Sunaryanta Kutuk Keras Perilaku Penyiraman Air Terhadap Lurah di Krambilsawit

Gunungkidul, detikpk.com – Tindakan arogansi seorang penagih hutang dengan cara menyiram air terhadap seorang Lurah Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari beberapa waktu lalu mendapat kecaman keras dari mantan Bupati Gunungkidul H Sunaryanta.

Usai beredarnya vedeo tersebut Mantan Bupati Gunungkidul H Sunaryanta angkat bicara dan mengutuk keras peristiwa yang di lakukan oleh seorang oknum penagih hutang terhadap seorang Lurah Kalurahan Krambilsawit.

Lebih lanjut mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyampaikan setelah melihat vedeo peristiwa yang terjadi di Gunungkidul dan salah satunya menimpa saudara kita Kepala Desa/Lurah Kerambilsawit, ia sangat mengutuk keras atas perilaku yang di lakukan oleh seorang oknum penagih hutang, dengan perlakuan seperti di vedeo tersebut. sekali lagi saya mengutuk keras peristiwa tersebut, dan semoga kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” Ujar Sunaryanta.

Ia juga menambahkan jika ada masalah maka selesaikanlah dengan cara melaporkan kepenegak hukum bahkan bisa dengan cara kekeluargaan karena negara kita adalah negara hukum,” Imbuhnya.

Sementara itu di lansir dari akun media sosial Faacebok Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih juga mengutuk keras atas tindakan seorang penagih hutang yang yang melakukan tindakan main hakim sendiri dengan menyiramkan air terhadap seorang Lurah di Kalurahan Kerambilsawit, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul.

“Setelah saya melihat Vedeo yang beredar Lurah kami di permalukan, seakan tidak ada harga diri maka saya selaku Bupati Gunungkidul sudah melakukan koordinasi dengan Sekda Gunungkidul, Inspektrat dan Kepala Pemberdayaan Desa, untuk segera berkoordinasi dengan bagian hukum Pemda Gunungkidul,” Kata Bupati Gunungkidul dalam vedeo pada Minggu, (20/4/2025).

Lebih lanjut Bupati Gunungkidul, menyampaikan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Paguyuban Lurah (Semar) dan Polres Gunungkidul beserta Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara, Ph.D., sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak pak Lurah,” Ungkap Bupati Gunungkidul.

Sebagai Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menambahkan bahwa ia merasa ikut tersakiti dan ikut di permalukan dengan cara tindakan kekerasan dan main hakim sendiri.

“Sekali lagi ini adalah Negara Hukum, jadi tidak ada toleransi bagi tindakan kekerasan dan main hakim sendiri dan saya bukan membela orang bersalah, namun ada cara yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah dengan cara melaporkan kepihak penegak hukum jika dianggap melanggar hukum. tapi tidak kemudian dengan tindakan kekerasan dan mempermalukan orang sehingga hilang kehormatan seseorang.

Saya akan konsisten melindungi hak-hak warga Gunungkidul karena ini adalah amanat Undang-Undang,” Pungkas Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih.**

[Riyatno]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *