Polsek Gunung Anyar Gelar Do’a Bersama dan Santunan
Anak Yatim, Teladani Akhlak Rasulullah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M
Surabaya – Detikpk.com. 03/10/220025. Polsek Gunung Anyar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M dengan penuh khidmat di halaman Mako Polsek Gunung Anyar, Jalan Gunung Anyar Timur 61 Surabaya, Jumat (03/10/2025). Mengusung tema “Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita wujudkan Polri Presisi guna mendukung Asta Cita”, acara ini dirangkaikan dengan do’a bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Gunung Anyar Iptu Sumianto Harsya Fah roni, S.H., M.H., KH. M. Nur Muhibbin Mubin (Pengasuh Ponpes Alma liki Mustofa Surabaya), para Kanit, anggota Polsek Gunung Anyar, Satpol PP Kecamatan Gunung Anyar, serta masyarakat sekitar.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penampilan kelompok Banjari Nurul Hidayah Surabaya, dan pemberian santunan kepada anak yatim dari Yayasan Al Bisri Gunung Anyar.
Dalam sambutannya, Kapolsek Gunung Anyar menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, namun momentum penting untuk menguatkan spiritualitas dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Empat sifat utama Rasulullah yang relevan dan harus dimiliki setiap anggota Polri adalah Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Siddiq mengajarkan kejujuran, Amanah menekankan tanggung jawab sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, Tabligh berarti transparansi dalam menyampaikan informasi, sedangkan Fathonah menuntut kecerdasan dalam mengambil keputusan tepat,” ungkapnya.
Acara inti berupa Mauidhotul Hasanah disampaikan KH. M. Nur Muhibbin Mubin yang menekankan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai cinta kasih, toleransi, persaudaraan, dan kedamaian harus menjadi fondasi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Peringatan Maulid ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin KH. M. Nur Muhibbin Mubin, dilanjutkan ramah tamah serta foto bersama seluruh undangan.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi refleksi spiritual untuk membumikan akhlak Rasulullah dalam tugas kepolisian, sehingga tercipta Polri yang benar-benar Presisi dan humanis.
(Redho)/ Dodi.
0 Komentar