“Sepak Bola Diutamakan, Pendidikan dan Kesehatan Tersisih: Kritik Pedas untuk Herman Deru”

Herman Deru Disorot: Pendidikan Mahal, Akses Kesehatan Sulit, Sepak Bola Jadi Prioritas.

Palembang, Detikpk.com — Kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru kembali menuai sorotan tajam. Aktivis 98 sekaligus analis ekonomi-politik, Ali Pudi, menilai Deru gagal menempatkan kebutuhan rakyat sebagai prioritas utama.

Menurutnya, perhatian besar pemerintah provinsi pada dunia olahraga, khususnya sepak bola, justru mengabaikan sektor vital seperti pendidikan dan kesehatan.

> “Tidak ada yang salah mendukung olahraga. Tapi masalah muncul ketika sektor ini dijadikan panggung pencitraan, sementara pendidikan dan kesehatan justru terbengkalai. Rakyat butuh hidup sehat, murah, dan cerdas, bukan hanya sorak-sorai stadion,” tegas Ali Pudi di Palembang, Senin (8/9/2025).

Ali menyoroti realitas pendidikan di Sumsel yang jauh dari ideal. Di kota besar, biaya sekolah masih menjadi beban, sementara di pelosok, masyarakat menghadapi kekurangan guru, fasilitas minim, hingga akses sulit. Program pendidikan gratis yang dijanjikan, menurutnya, hanya sekadar slogan.

“Buktinya orang tua tetap harus bayar seragam, buku, bahkan sumbangan. Banyak anak berhenti sekolah karena tak sanggup menanggung biaya. Ini fakta pahit di lapangan,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di sektor kesehatan. Puskesmas di daerah masih kekurangan tenaga medis dan alat. Banyak pasien terpaksa menunggu lama atau dirujuk ke Palembang karena keterbatasan fasilitas.

“Jaminan kesehatan belum sepenuhnya menolong masyarakat miskin. Ada yang tetap bayar sendiri, sementara jarak ke rumah sakit jauh. Pemerintah seolah lebih sibuk hadir di acara olahraga ketimbang menuntaskan masalah rakyat,” kata Ali.

Atas kondisi itu, Ali Pudi menyebut kepemimpinan Herman Deru gagal membaca prioritas pembangunan. Ia mendesak masyarakat untuk melakukan evaluasi.

“Legitimasi seorang pemimpin tidak dibangun dari stadion, tetapi dari doa rakyat kecil yang hidupnya lebih baik karena kebijakan yang adil. Jika pendidikan mahal dan kesehatan sulit, wajar kalau rakyat menilai Herman Deru tak becus memimpin Sumsel,” tegasnya

Ali Pudi , Aktifis 98,jurnalis,Analis Ekonomi .

Reporter: Dodi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *