Tapung Hulu, Kampar. Detikpk.com – Dunia politik Kabupaten Kampar kembali mencatatkan lembaran sejarah baru yang penuh makna dan rekam jejak panjang. Sosok legendaris yang dikenal luas sebagai Srikandi Tapung Hulu, Hj. Jasnita Tarmizi, secara resmi kembali diberi amanah besar untuk memegang tampuk pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar. Selasa 19/05/2026).
Keputusan ini menjadi puncak dari serangkaian proses demokrasi internal yang berlangsung alot, dinamis, dan penuh perdebatan sejak awal pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa waktu lalu.
Bagi masyarakat Kampar maupun pengamat politik daerah, nama Jasnita Tarmizi bukanlah sosok baru yang tiba-tiba muncul ke permukaan. Beliau adalah politisi senior yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk dunia politik dan pelayanan publik, dengan rekam jejak karier yang panjang dan mengesankan.
Perjalanan politik beliau sangat unik dan menjadi bukti nyata ketangguhan serta konsistensi dalam berjuang.
Diketahui, jauh sebelum bergabung dan memimpin PPP saat ini, Hj. Jasnita Tarmizi merupakan salah satu kader utama dan tokoh penting di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Di partai berlambang banteng itu, namanya bersinar terang dan dipercaya memegang posisi strategis, bahkan sempat menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Kampar. Pengalaman politik beliau juga teruji di lembaga legislatif; saat masih menjadi kader PDIP, beliau berhasil duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kampar untuk periode masa jabatan 2009–2014, mewakili aspirasi masyarakat dan berkontribusi dalam pembuatan kebijakan daerah.
Setelah melalui dinamika politik yang panjang, Hj. Jasnita Tarmizi kemudian memutuskan berpindah haluan dan bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Keputusan ini menjadi babak baru yang sangat berwarna, karena kepercayaan masyarakat kepadanya tidak pernah pudar.
Sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), beliau membuktikan kualitas elektabilitasnya dengan meraih kemenangan gemilang hingga dua periode berturut-turut sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kampar, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar 2 yang meliputi wilayah Kecamatan Tapung Hulu dan Tapung Hilir.
Hingga saat ini, beliau masih aktif menjalankan tugas negara sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kampar periode 2024–2029, tergabung dalam Fraksi Gabungan PPP-PKS, sebelum akhirnya kembali diberi amanah memimpin organisasi ini.
Kembalinya beliau memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kampar juga tak lepas dari sikap legowo dan jiwa demokrasi tinggi dari pemimpin sebelumnya, H. Yuyun Hidayat. Di bawah kepemimpinan beliau, suasana demokrasi di tubuh partai berlambang Ka’bah ini tumbuh subur.
H. Yuyun Hidayat memilih untuk tidak maju kembali dalam bursa pencalonan ketua, memberikan ruang luas dan kesempatan yang adil bagi kader lain untuk memajukan partai. Sikap ini menjadi landasan kuat berjalannya proses Muscab yang sehat dan berprinsip.
Proses penentuan ketua baru ini sendiri berlangsung sangat ketat dan menegangkan. Dimulai sejak pelaksanaan Muscab Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar hari Senin lalu di kawasan Stadion Bangkinang, berbagai pandangan dan aspirasi saling bersua.
Perdebatan berjalan alot hingga pembahasan tidak selesai di hari itu juga, sehingga negosiasi harus dilanjutkan dan akhirnya rampung diselesaikan hari ini di Hotel Royal Asnof, Pekanbaru.
Di lokasi inilah dibentuk Tim Promator beranggotakan tujuh unsur utama dari berbagai tingkatan dan wilayah pemilihan, yang memegang kunci keputusan akhir. Komposisinya meliputi:
1. Perwakilan Dapil 1 (Ibu Hajjah)
2. Perwakilan Dapil 2 (Ibu Hajjah)
3. Perwakilan Dapil 4 (Ibu Hajjah)
4. Perwakilan Dapil 6 (Habiburrahman)
5. Perwakilan DPC (Habiburahman)
6. Perwakilan DPW PPP Riau (Ibu Hajjah)
7. Unsur DPP PPP Pusat (Absen, dengan tugas utama menerbitkan Surat Keputusan resmi hasil keputusan ini)
Melalui mekanisme musyawarah dan penghitungan dukungan politik, Hj. Jasnita Tarmizi keluar sebagai pemenang mutlak dengan perbandingan dukungan 5 berbanding 2.
Kemenangan ini menegaskan mayoritas elemen partai menaruh harapan besar pada sosok beliau.
Satu hal yang paling menyentuh hati dan menjadi kebanggaan luar biasa adalah amanah besar ini diterima dan akan dijalankan di usia senjanya.
Bagi banyak pihak, ini adalah bukti nyata kepercayaan dari Allah SWT dan kader partai bahwa meski usia tak lagi muda, kemampuan, pengalaman, dan dedikasi beliau masih dianggap yang terbaik.
Momen ini semakin istimewa karena pada saat keputusan ditetapkan dalam rapat Tim Promator sore tadi, Nenek Hajjah Jasnita Tarmizi sedang berada jauh di Kota Jambi.
Namun jarak tidak mengurangi kepercayaan partai sedikit pun. Nama beliau tetap dipilih secara aklamasi politik untuk kembali menahkodai perjalanan organisasi ini.
Lebih dari sekadar memimpin, sosok Srikandi Tapung Hulu ini juga telah menyuarakan semangat dan target besar bagi PPP Kampar ke depan: “PETIGA Back to Senayan 2029”.
Cita-cita mulia ini menunjukkan ambisi tinggi dan keyakinan kuat beliau untuk membawa PPP Kampar kembali meraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada pemilu mendatang.
Berita ini langsung disambut ucapan selamat dan apresiasi melimpah dari berbagai penjuru. Sorakan kebanggaan terdengar lantang: “Salut, salut, salut. Nenek jagok, jagok, jagok!”, sebuah ungkapan rasa hormat atas ketangguhan jiwa dan konsistensi perjuangan beliau yang luar biasa.
Kembalinya Jasnita Tarmizi memimpin DPC PPP Kampar bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan harapan besar persatuan, kemajuan, dan kebangkitan partai.
Dengan bekal pengalaman memimpin dua partai besar, rekam jejak wakil rakyat dua periode, dan visi besar menuju Senayan, diharapkan PPP Kampar semakin kokoh, bersatu, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Editor: Mgz.GIAWA**




